Mohon tunggu...
Fitin Agustin
Fitin Agustin Mohon Tunggu... Freelancer

I'm Extrovert hahah.. Fitin Agustin// Kimia MIPA Universitas Sebelas Maret// Jakarta-Surakarta-Magetan

Selanjutnya

Tutup

Film

Seberapa Kuat Kamu Menahan Air Mata saat Menonton "Move To Heaven"?

27 Mei 2021   15:12 Diperbarui: 27 Mei 2021   15:21 88 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Seberapa Kuat Kamu Menahan Air Mata saat Menonton "Move To Heaven"?
https://www.beartai.com/lifestyle/630638

Move To Heaven, drama korea yang tayang di netflix bulan Mei 2021 sukses buat penontonnya menangis tiap episode. Drama ini bercerita tentang seorang ayah dan anak yang menjalankan bisnis sebagai tukang bersih-bersih TKP kematian. Ayah Jeung Wo dan Anaknya Geu-Ru tinggal di sebuat rumah sederhana berlantai dua.

Keduanya hidup mandiri setelah Ibunya meninggal dunia. Geu-Ru memiliki keistimewaan daripada anak yang lain. Kekurangan yang justru menjadi keistimewaan Geu-Ru. Ia mungkin tidak mampu mengerti alasan menangis, tapi kemampuannya dalam menghapal sangat luar biasa.

Usaha bisnis Move To Heaven ini tidak hanya membersihkan TKP kematian. Namun juga sebagai penyampai pesan si mayit kepada keluarganya. Melalui barang-barang yang ditinggalkan pasca meninggal dunia.

Episode pertama dibuka dengan kasus seorang pemuda yang ditemukan meninggal dunia di kamarnya. Tanda-tanda kematian itu tersirat dari pesan chat dan barang-barang yang ia tinggalkan di tasnya.

Scene episode ini akan membuatmu menangis tapi tidak bersuara.

Momen selanjutnya yang tidak bisa kamu lupakan adalah ketika Ayah Jeung Wo meninggal dunia karena sakit yang selama ini disembunyikan dari anaknya. Ayah Jeung Wo meninggal dunia saat perjalanan menjemput anaknya.

Siapakah yang bisa menjaga Geu-Ru setelah ini ???

Tanpa Geu-Ru mengerti, ternyata Ayahnya telah mempersiapkan seorang yang bernama Sang Gu yang tidak lain ialah adik dari ayahnya. Kaget Geu-Ru melihat tampilan pamannya yang lebih mirip preman ketimbal wali anak.

Seberapa kuat kamu bisa menahan air mata di film Move To Heaven??

Menurutku film ini padat dan hampir semua rangkaian ceritanya teralur dengan baik. Kita akhirnya memahami background kisah dari masing-masing tokoh dan peristiwa hidupnya selama ini.

Untuk kamu yang melankolis atau cenderung menggunakan perasaan, wajib banget bawa tissue. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x