Mohon tunggu...
Firmansyah R. Purwanto
Firmansyah R. Purwanto Mohon Tunggu...

-Manual Physiotherapist -Sports Trainer -Spine Rehab -RockTape Practitioner

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Fisioterapi: Apa itu Kinesiology Taping?

7 Juni 2016   11:25 Diperbarui: 7 Juni 2016   14:22 6670 2 1 Mohon Tunggu...


Physical Therapy / Fisioterapi
adalah suatu bentuk pelayanan kesehatan kepada individu dan populasi untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak maksimum dan kemampuan fungsional sepanjang daur kehidupan. Dalam hal ini termasuk memberikan layanan dalam keadaan dimana gerak dan fungsi terancam oleh penuaan, cedera, penyakit atau faktor lingkungan. Fisioterapi berkaitan  dengan mengidentifikasi dan memaksimalkan kualitas hidup dan potensi
gerak dalam lingkup promosi, preventif, kuratif, habilitatif dan rehabilitatif, yang meliputi psikologis, emosional dan kesejahteraan sosial. Fisioterapi
melibatkan interaksi antara fisioterapis, pasien/klien, professional kesehatan lainnya, keluarga, pemberi perawatan dan masyarakat, dengan menggunakan
pengetahuan dan keterampilan.


Apa itu Kinesio Taping? 

Kinesio taping adalah sebuah modalitas terapi yang berdasarkan pada pendekatan penyembuhan secara alami dengan bantuan pemberian
plester elastis. Kinesio taping dirancang untuk memfasilitasi proses penyembuhan alami tubuh dengan menyangga dan menstabilkan otot dan sendi tanpa membatasi gerak sendi. Mekanisme kerja kinesio taping yaitu efek mengangkat kulit sehingga membebaskan daerah subkutan dari penekanan sehingga
dapat mengurangi pembengkakan dan inflamasi, meningkatkan sirkulasi sehingga aliran darah kaya oksigen meningkat, terjadi regenerasi area yang diterapi,
perlengketan berkurang, mengurangi sakit dengan mengambil tekanan dari reseptor rasa sakit (mengurangi iritasi nociceptor),
terjadi peningkatan fleksibilitas kolagen yang secara mekanis menyebabkan gerakan menjadi lebih leluasa



Empat fungsi utama kinesio taping adalah
(1) normalisasi fungsi otot (muscle support) yaitu meningkatkan kontraksi pada otot yang lemah, mengurangi
kelelahan otot, mengurangi over-extension dan over-contraction dari otot, mengurangi kram dari kemungkinkan cedera pada otot, meningkatkan range of motiondan membebaskan dari rasa nyeri. 

(2) mengurangi penyumbatan dari aliran cairan tubuh, yaitu dengan meningkatkan sirkulasi darah dan limfe, mengurangi kelebihan panas dan zat
kimia pada jaringan, mengurangi peradangan, mengurangi perasaan tidak nyaman dan nyeri pada kulit dan otot. 

(3) mengaktifkan sistem analgesik endogen sehingga memungkinkan terjadinya aktivitas spinal inhibitory system dan descending inhibitory system 

(4) memperbaiki problem sendi, yaitu memperbaiki alignment yang salah akibat spasm otot dan pemendekan otot, menormalkan tonus otot dan kelainan fascia pada sendi, sehingga dapat memperbaiki range of motion dan mengurangi nyeri.


5 Efek fisiologis kinesio taping


Ø  Skin
• Stimulus sensoris terhadap reseptor mekanik
• Mengurangi inflamasi dan tekanan pada reseptor kimiawi 
•Sensory‐Motor Cortex communication


Ø  Fascia
• Merangsang gerakan dari fascia.


Ø  Circulatory/lymphatic systems
• Meningkatkan sirkulasi darah dan cairan limfe
• Merangsang sistem drainase limpatic terbuka di bawah kulit.
• Membuang energi panas dan bahan kimia dari jaringan
• Mengurangi inflamasi
• Mengurangi perasaan tidak nyaman (nyeri) pada kulit dan otot


Ø  Muscle
• Meningkatkan kontraksi otot dari otot-otot yang mengalami kelemahan (fasilitasi)     
• Stimulus rileksasi otot-otot yang berkontraksi secara berlebihan (inhibisi)
• Mengurangi kelelahan otot
• Meningkatkan lingkup gerak sendi
• Mengurangi nyeri


Ø  Joint
• Meningkatkan biomekanik sendi dan alignment
• Menyeimbangkan peran agonis dan antagonis
• Meningkatkan lingkup gerak sendi
• Mengurangi reaksi proteksi otot dan nyeri
• Memfasilitasi fungsi ligamen dan tendon
• Merangsang gerakan lebih mudah


Indikasi, Kontraindikasi dan Pre-Caution


1) Indikasikinesio taping antara lain :
- stimulasi otot yang hipotonus
- inhibisi otot yang hipertonus
- melindungi otot agar tidak terjadi cedera
- melindungi sendi
- mengurangi inflamasi
- mengurangi oedema
- mempengaruhi peningkatan range of motion
- meningkatkan sensoris proprioseptif
- koreksi postur.


2) Kontraindikasi kinesio taping antara lain :
o  trauma akut dengan tanpa disertai diagnosa yang jelas
o  demam
o  keluhan-keluhan dengan
pola yang abnormal/tidak jelas
o  luka terbuka
o  alergi terhadap penggunaan taping
o  thrombosis


Selain indikasi dan kontraindikasi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada aplikasi kinesio taping, yaitu antara lain : diabetes, gagal ginjal, gagal jantung
kongestif, wanita hamil

Sekian artikel dari saya, apabila ada pertanyaan silahkan isi kolom komentar

-Firmansyah R. Purwanto-

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x