Mohon tunggu...
Fiki SyabanNugroho
Fiki SyabanNugroho Mohon Tunggu... Mahasiswa

Menulis ketika senggang

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Kecewa

6 Juni 2020   22:37 Diperbarui: 6 Juni 2020   22:27 3 0 0 Mohon Tunggu...

Kecewa itu sakit tapi gak berdarah, sakitnya tuh disini (*nunjuk hati). lantas apasi yang menyebabkan rasa kecewa itu ada? rasa kecewa itu ada ketika kita mulai berharap kepada selain Allah, salah satunya Manusia. Allah berfiman dalam Al-Qur'an surah Al-insyirah ayat 8 :

"dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap."
Maka dari itu berharaplah hanya kepada Allah dan senantiasa berdoa kepada-Nya.

Tapi kita sudah berharap kepada Allah dan berdoa kepadanya namun mengapa masih merasakan kekecewaan? karena gini, dalam malakukan sesuatu kita harus ikhtiar, doa dan takwal atau berserah diri atas hasil yang Allah berikan. jika hasilnya sudah ada dan kita masih merasakan kecewa, tandanya kita kurang bertawakal. maka dari itu tingkatkan tawakal kita dan senantiasa berkhusnuzon dengan takdir yang Allah berikan. Dalam pandangan manusia takdir dibagi 2, takdir baik dan takdir buruk. Namun dihadapan Allah, semua takdir adalah baik. karena takdir baik yang Allah berikan itu untuk menguji hamba-Nya apakah senantiasa bersyukur atau tidak dan takdir buruk untuk menguji hambanya apakah senantiasa bersabar atau tidak. jika kita berhasil melewati salah satu ujian itu mana InsyaAllah, Allah akan tingkatkan derajat kita di akhirat dan mengapuskan dosa dosa kita. aamiin

perlu kita ketahui, Allah pasti akan mengabulkan segala doa kita. namun dalam 3 cara, yang pertama Allah akan langsung kabulkan doa kita, yang kedua Allah akan mengabulkan doa kita tapi menunggu waktu yang tepat, yang ketiga Allah akan mengabulkan doa kita dengan menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik menurut Allah. Hal ini disampaikan dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 216 yang artinya, "boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahak itu tidak baik bagimu. Allah maha mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui."
dari ayat yang disampaikan kita tahu, apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Apa yang tidak baik menurut kita, bisa jadi itu baik menurut Allah. Allah lebih mengetahui kebutuhan kita dibandingkan keinginan kita. Dan ingat lah, manusia boleh bermimpi tapi Allah lah yang berkehendak. terus lah berdoa, memang doa itu selemah-lemahnya usaha tapi doa itu sekuat-kuatnya senjata. karena apa? karena Allah yang berkuasa mengubah keadaan yang ada.

VIDEO PILIHAN