Mohon tunggu...
Widiatmoko
Widiatmoko Mohon Tunggu... Administrasi - Penulis Amatir

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Buya Syafii Maarif, "Superman" dalam Kesederhanaan Hidup

28 Mei 2022   08:55 Diperbarui: 28 Mei 2022   11:24 280 34 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Ribuan postingan di media sosial dan ratusan bahkan mungkin ribuan tulisan dibuat di berbagai media lainnya untuk menyatakan rasa duka yang sangat mendalam atas wafatnya Sang Guru Bangsa atau "Suluh Bangsa" dalam diksi yang digunakan Harian Kompas yang terbit Sabtu 28 Mei 2022 Buya Syafii Maarif pada Hari Jumat Pukul 10.15 di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta dalam usia 86 tahun.

Mendiang meninggal akibat penyakit jantung yang belakangan terus merongrongnya hingga memaksa Buya Syafii harus dirawat berkali-kali di rumah sakit.

Semua tokoh di negeri ini,mulai dari Presiden, pejabat kementerian dan lembaga, politisi, tokoh agama mulai dari sesama Ulama hingga Pastor, pengusaha, artis turut menyampaikan kesedihan sangat mendalam atas kepergian untuk selamanya mantan Ketua Muhammadiyah kelahiran 31 Maret 1935 ini.

Dari kesaksian mereka, dan ungkapan belasungkawa, mendiang Buya Syafii Maarif adalah orang baik.

Diantara kebaikannya yang paling dingat semua orang tentang Buya Syafii semasa hidupnya adalah kesederhanaan beliau dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo  melalui akun Twiiter resmi miliknya @Jokowi menyebutkan bahwa Buya Syafii adalah Guru Bangsa yang sederhana.

"Sebelum jenazah Buya Ahmad Syafii Maarif diberangkatkan ke Pemakaman Husnul Khotimah, Kulon Progo, sore tadi, saya ikut melaksanakan salat jenazah di Masjid Gedhe Kauman."

"Buya Syafii telah pergi, tetapi almarhum tetap hidup dalam ingatan kita sebagai guru bangsa yang sederhana."

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut sosok Pria bernama lengkap Prof.Dr.KH. Ahmad Syafii Maarif Negarawan sejati yang sederhana. Wafatnya beliau adalah kehilangan besar bagi Bangsa Indonesia.

"Almarhum Pak Syafii Maarif yang menjadi guru bangsa, negarawan, dan pembimbing kita semuanya," kata JK, seperti dilansir Kompas.Com Jumat (27/05/22) kemarin.

Semua media nasional, baik daring, cetak, televisi hingga radio menyiarkan berita untuk mengenang sosok Almarhum yang hidup berintegritas dan sekali lagi mengulas tentang kesederhanaannya

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan