Mohon tunggu...
Widiatmoko
Widiatmoko Mohon Tunggu... Administrasi - Penulis Amatir

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Olimpiade Tokyo 2020, Olimpiade Musim Panas Paling Mahal Sepanjang Sejarah

24 Juli 2021   10:56 Diperbarui: 24 Juli 2021   11:21 242 10 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Olimpiade Tokyo 2020, Olimpiade Musim Panas Paling Mahal Sepanjang Sejarah
Beritasatu.com

Pesta olah raga 4 tahunan Olimpiade Tokyo 2020, Jumat (23/07/21) secara resmi dibuka oleh Kaisar Akihito ditandai dengan nyala obor yang menghiasi perayaan sederhana di Olympic Stadium Tokyo, Jepang.

Opening Ceremony di tengah pandemi ini seperti sebuah ironi yang jauh dari hingar bingar teriakan penonton dan bungkus kemegahan seperti edisi-edisi olimpiade sebelumnya, karena diselenggarakan secara tertutup tanpa dihadiri penonton umum.

Hanya para tamu undangan yang terdiri dari para diplomat dan anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang diperkenankan masuk dan menyaksikan upacara pembukaan olimpiade.

Olympiade Tokyo 2020 ini sejatinya akan diselenggarakan pada musim panas 2020 lalu, tetapi karena pandemi Covid-19 penyelenggaraannya harus tertunda setahun menjadi  23 Juni 2021.

Kesederhanaan pun terlihat saat para peserta melakukan defile dalam upacara pembukaan Olympiade Tokyo tersebut

Meskipun jalannya opening ceremony dilaksanakan secara sederhana, tetapi secara keseluruhan penyelenggaraan Olympiade Tokyo 2020 biayanya tidak sederhana, dan merupakan Olympiade musim panas termahal sepanjang sejarah penyelenggaraan pesta olahraga yang awalnya diprakarsai oleh Baron Pierre de Coubertine ini.

Menurut jurnal yang dirilis oleh Oxford University Inggris, seperti yang saya kutip dari laman Marketwatch.com estimasi biaya Olympiade musim panas Tokyo 2020 ini sebesar US$ 20 milyar atau setara dengan Rp. 290 triliun.

Angka estimasi ini memang masih kalah dari dari penyelenggaran Olimpiade musim dingin di Sochi Rusia yang diselenggarakan pada tahun 2014 lalu yang biaya penyelanggaraannya sebesar US$ 21,9 milyar atau senilai Rp. 317,5 triliun.

Tapi masih diatas Olympiade London Inggris 2012 yang biayanya mencapai US$ 15 milyar dan Olympiade Rio Brasil 2016 US$ 13,7 milyar.

Marketwatch.com
Marketwatch.com
Sebagian besar biaya penyelenggaraan Olympiade Tokyo digunakan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan  kegiatan olahraga itu sendiri atau dalam istilah Oxford University dalam jurnalnya sport-related cost.

Yang termasuk dalam kategori ini adalah pembangunan dan renovasi venue pertandingan, upacara pembukaan dan upacara penutupan serta pemberian medali.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN