Mohon tunggu...
Politik

Evaluasi Video Cameo Project tentang Politik 2019

25 Februari 2019   22:20 Diperbarui: 25 Februari 2019   23:11 0 0 0 Mohon Tunggu...
Evaluasi Video Cameo Project tentang Politik 2019
Sumber: youtube.com/Cameo Project

Tahun 2019 menjadi tahun yang ramai akan isu-isu politik dan kampanye politik. Penyebabnya adalah pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada bulan April 2019 mendatang. Banyak video yang diunggah oleh berbagai channel Youtube membahas mengenai politik di Indonesia. Mulai dari membahas calon wakil rakyat, kampanye politik, pendapat masyarakat, dan sebagainya.

Cameo Project menjadi salah satu youtuber yang membahas mengenai politik Indonesia tahun 2019. Video yang diunggah dalam sekmen POV atau Point Of View ini Cameo Project berkolaborasi dengan Coki dan Muslim dari Majelis Lucu Indonesia untuk membahas mengenai isu-isu serta pandangan tentang dinamika politik tahun 2019 khususnya menjelang pemilu presiden 2019. Video yang berdurasi 14 menit 53 detik ini meyuguhkan pendapat Coki dan Muslim dari sudut pandang sebagai komedian dalam menanggapi politik Indonesia yang berkembang saat ini.

Berdasarkan form evaluasi dari University of Vermont, video Cameo Project feat Majelis Lucu Indonesia akan dinilai berdasarkan 5 kriteria. Kriteria tersebut dilihat dari tampilan visual video tersebut.

  1. Style and Organization: Video yang diunggah pada tanggal 12 September 2018 ini memperlihatkan bahwa konten video terorganisir dengan baik. Terlihat dari pengambilan gambar yang terorganisir dengan baik sehingga mempermudah penonton dalam melihat host serta narasumber. Transisi video yang cepat dan halus sehingga video terlihat rapi dan alur terlihat berkesinambungan.
  2. Creativity: Perekaman video yang tidak hanya menggunakan satu kamera memberikan variasi dalam pengambilan angle. Hal ini membuat penonton tidak merasa bosan karena bisa melihat dari sisi depan dan samping pengisi video. Close up yang selalu diberikan ketika seseorang mengungkapkan pendapatnya juga turut membantu penonton untuk melihat ekspresi dan gesture orang tersebut. Backsound yang dipakai juga memberikan efek yang menarik bagi penonton karena pembicaraan tidak terkesan sunyi yang dapat berakibat penonton bosan. Selain itu pemilihan musik sangat tepat karena tidak mendominasi suara orang-orang dalam video.
  3. Content: Topik pembicaraan yang sudah dijelaskan oleh pembawa acara di awal video membuat penonton memiliki gambaran tentang arah pembicaraan mereka. Ini menjadi poin yang mengundang ketertarikan penonton untuk melihat video tersebut. Topik pembicaraan yang dikemas dengan candaan ala Coki Muslim membuat penonton merasa ringan untuk mengerti dan memahami mengenai masalah politik. Sedikit selipan intermezzo yang dilakukan pengisi video juga menjadi hal menarik bagi penonton sehingga penonton tidak merasa kaku dalam pembahasan dunia politik. Materi yang disampaikan dengan jelas oleh host dan narasumber juga mudah untuk dimengerti oleh penonton.
  4. Quality: Kualitas suara yang disuguhkan oleh video ini sangat dipersiapkan dengan baik oleh pembuat video. Semua percakapan yang dilakukan dalam video dapat terdengar dengan jernih di telinga penonton, mungkin pembuat video sudah menggunakan microphone maupun clip on untuk mendukung aspek ini. Akan tetapi ketika semua orang di video tertawa, dapat membuat penonton kaget khususnya mereka yang mendengarkan menggunakan earphone. Untuk kualitas videonya juga telah diorganisir dengan baik sebab penonton dapat melihat dengan jelas dan jernih serta tidak ada getaran maupun gerakan yang menganggu mata penonton. Walaupun kamera sempat  sedikit meleset saat close up narasumber, tetapi hal ini dapat diatasi dengan baik melalui pergerakan kamera yang halus saat melakukan sedikit pergeseran. Hal ini juga didukung dengan pencahayaan yang telah dipersiapkan dengan matang karena semua pengisi video dapat terlihat dengan jelas.  
  5. Spelling, Usage, Grammar, and Mechanics: Pelafalan kata dapat terdengar dengan jelas bagi penonton sehingga makna dari pembicaraan dapat ditangkap dengan baik oleh penonton.

Secara keseluruhan video yang diunggah oleh Cameo Project ini sudah memenuhi kriteria penilaian yang diberikan oleh University of Vermont. Walaupun masih terdapat sedikit kekurangan di dalamnya, namun video ini dapat dikatakan sudah layak untuk ditayangkan.