Mohon tunggu...
Kholifatus Sahara
Kholifatus Sahara Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa UIN Maliki Malang '19 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Hubungan Attachment

25 Februari 2020   00:22 Diperbarui: 25 Februari 2020   00:27 12 0 0 Mohon Tunggu...

Berbicara tentang kelekatan,  pernahkah kalian merasakan aman dan nyaman saat kalian bersama ibu, ayah atau orang terdekat kalian, lalu ketika kalian berpisah kalian merasakan kecemasan dan kegelisahan,  Nah seperti  itulah kira - kira yang baru saya rasakan,  saat pertama kali memulai kehidupan rantau yang jauh dengan orang tua dan orang terdekat.  Pengertian kelekatan sendiri adalah hubungan emosional  yang bersifat afektif dan terjalin antara satu individu dengan individu lain artinya ketika dalam hubungan tersebut seseorang merasakan aman terlindungi dan afeksi atau kebutuhan kasih sayang dan perhatiannya terpenuhi yang sifatnya tetap dan mampu bertahan cukup lama. Biasanya hubungan kelekatan ini tercipta  pertama dari seorang ibu, karena ibu sebagai pengasuh utama kemudian sisanya dengan ayah dan orang terdekat lainnya. Seberapa besar pengaruh dan pentingnya sebuah hubungan kelekatan dalam perkembangan seorang anak?.

hubungan kelekatan memberikan konstribusi terhadap perkembangan emosi anak kedepannya nanti, karena kelekatan dipengaruhi oleh pikiran dan emosi  dalam menyikapi sebuah keadaan. Kelekatan juga membentuk perasaan, dan harapan seseorang dalam menjalin sebuah hubungan. Sebagian perilaku sosial yang berkembang pada anak usia dini berlandaskan pada perlakuannya ketika masa bayi. Oleh karena itu perlakuan baik sangat dibutuhkan dalam masa ini. bagaimana pola - pola yang terbentuk dalam membangun hubungan kelekatan antara anak dan orang tua , menurut Bowbly (Yessy, 2003)  ada riga macam pola kelekatan :

a. Pola secure attacment , dalam pola ini terbentuk interaksi antara orang tua dan anak, anak merasa  bahwa orang tua adalah sosok yang selalu ada dan selalu membantunya dalam situasi apapun, dengan rasa kasih sayang dalam pola kelekatan aman. Misalnya 

b. Pola Resistant Attachment , dalam pola ini anak merasa cemas dan tidak yakin bahwa orang tua akan selalu ada untuk mereka.  Karena rasa tidak aman itu membuat anak menjadi sedikit manja dan  cenderung cemas ketika akan mencoba mengeksplorasi lingkungan baru. hal ini terjadi karena orang tua terkadang tidak selalu ada dan konsisten dalam pola pengasuhan.

c. Pola Avoidant Attachment, dalam pola cemas menghindar, karena anak tidak merasakan kedekatannya dengan orang tua atau bahkan orang tua tidak meresponnya dengan baik, dan tidak memberikan kasih sayang dan perhatian dengan baik. Pada pola ini konflik merupakan hasil dari perilaku orang tua menolaknya secara langsung ketika mereka mencari kenyamanan atau perlindungan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x