Mohon tunggu...
Faisal bakri
Faisal bakri Mohon Tunggu... Penerjemah - Mahasiswa

"Tetap semangat menebar kebaikan"

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

Literasi Budaya Membaca dalam Tantangan Media Sosial

13 Desember 2019   10:32 Diperbarui: 12 November 2021   18:54 173
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio

Kegiatan membaca merupakan budaya masyarakat yang sering kita temuakan dan kita jumpai di dalam kehidupan kita seharinya, membaca merupakan aktivitas untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita dalam suatu pelajaran, kejadian, ataupun perasaan.

Banyak sekali media yang sangat mudah kita dapatkan dan temukan untuk sarana kita untuk membaca. Misalnya, koran, majalah, poster, dan lainya. Akan tetap Seiring perkembangan zaman perkembangan teknologi informasi dapan memudahkan manusia untuk beraktifitas melihat berita dan mencari berbagai informasi yang beredar di dunia maya. dengan kemajuannya teknologi ada dua dampak negatif dan positif tentang teknologi saat ini. 

Mulai dari berita apapun yang mungkin bisa kita lihat pada social media banyak sekali beredar informasi informasi yang bermanfaat bagi kita untuk bisa memaksimalkan segala aktifitas yang ada saat ini. Perlu kita ketahui juga bahwa dengan teknologi segala aktifitas bisa berjalan dengan mudah dan praktis sehingga membantu banyak untuk kegiatan kita kedepannya (Luthfi, t.t) 

Perkembangan teknologi memiliki banyak implikas ipada seluruh bidang kehidupan manusia. Perkembangan teknologi yang begitu pesat ikut mempengaruhi proses eksistensi media. 

Hal tersebut juga terjadi karena pola perkembangan manusia modern yang cenderung serba instan. Media massa sedikit. banyak akan mengalami pergeseran atau revolusi kearah yang lebih canggih. Mulai dari buku, majalah, surat kabar, atau media cetak lainnya tidak memakai kertas lagi karena kita bisa membacanya secara online. 

Perkembangan media online sejalur dengan makin merambahnya internet di setiap pelosok di Indonesia, serta merebaknya handphone yang bias dengan mudah mengakses internet. Kemunculan teknologi internet secara otomatis turut pula mempengaruhi perkembangan penggunaan media sosial di masyarakat. Media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial.

Media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog intraktif. Melalui media sosial, setiap orang bisa membantu, menyunting sekaligus mempublikasikan sendiri konten berita, promosi, artikel, foto, dan video (Nurudin, 2012)

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini menunjukkan perubahan yang cepat dan drastis, terutama di ranah perkembangan media komunikasi massa.  Sebagaimana yang kita tahu, media komunikasi massa memiliki perkembangan yang cukup signifikan. Dimulai dari menjamurnya media lokal, berkembangnya media online, hingga populernya media sosial di berbagai kalangan masyarakat. Perkembangan media sosial di Indonesia, tak lepas pula dari budaya masyarakat Indonesia yang komunal. Kebiasaan masyarakat Indonesia untuk berkumpul dan berhimpun membuat perkembangan media sosial makin pesat di
Indonesia. Dimulai sejak hadirnya berbagai media blogging, kemudian hadir Friendster, Facebook, Twitter, hingga kini makin banyak ragam media sosial yang hadir dan digunakan masyarakat Indonesia, dengan berbagai fitur keunggulan yang ditawarkan.
Sebagai gambaran, berdasarkan survey yang dilakukan semiocast tahun 2012, Indonesia menempati peringkat kelima dunia sebagai negara pengguna Twitter terbesar, yaitu sebesar 19.5 juta pengguna dibawah Inggris yang sebesar 23.8 juta pengguna  (http://netpreneur.co.id/7-cara-mudah-promosi-di-twitter/#.VYy9MPkkFpk, diunduh Juni 2015). Data ini pun diyakini terus meningkat, mengingat menurut survey (Watie, 2015).

PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP MINAT BACA MASYARAKAT

Perkembangan teknologi digital seperti media sosial ternyata menyebabkan turunnya minat baca masyarakat kita. Waktu yang tersita untuk membaca buku sekarang diganti mengikuti apa yang sedang tren di media sosial.

Menurut penelitian yang dilakukan We Are Social, perusahaan media asal Inggris yang bekerja sama dengan Hootsuite, rata-rata orang Indonesia menghabiskan tiga jam 23 menit sehari untuk mengakses media sosial. Dari laporan berjudul "Essential Insights Into Internet, Social Media, Mobile, and E-Commerce Use Around The World" yang diterbitkan tanggal 30 Januari 2018, dari total populasi Indonesia sebanyak 265,4 juta jiwa, pengguna aktif media sosialnya mencapai 130 juta dengan penetrasi 49 persen.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun