Evi Siregar
Evi Siregar Dosen

Bekerja di sebuah universitas negeri di Mexico City.

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

Cancún, Surga Wisata Pantai dan Laut di Tenggara Meksiko

15 Mei 2019   04:56 Diperbarui: 16 Mei 2019   01:15 109 13 5
Cancún, Surga Wisata Pantai dan Laut di Tenggara Meksiko
Salah satu pemandangan pantai dan laut di Zona Hotelera, Cancun. Foto: Evi Siregar

Jika Anda datang ke Meksiko, salah satu hal yang pasti direkomendasikan adalah mengunjungi pantainya, terutama yang terletak di tenggara Meksiko. Apalagi kalau bukan Cancun yang dimaksud? Sekarang ini, Cancun merupakan salah satu resort paling bergengsi.

Namun, sampai tahun 1960-an, tak banyak yang tahu tentang keberadaan Cancun, sebab sampai pada waktu itu Cancun hanyalah sebuah daerah terpencil yang tak memiliki apapun, kecuali hutan payau.

Ide membuka pantai sebagai bagian dari pembangunan dan pengembangan pariwisata (khususnya dalam wisata pantai dan laut) di Meksiko sebenarnya "baru" muncul pada akhir tahun 1960-an. Pada tahun 1968 Presiden Guztavo Diaz Ordaz meminta kepada Bank Mexico untuk membuat sebuah Rencana Nasional Pariwisata Meksiko.

Tujuan dari Rencana Nasional Pariwisata Meksiko ini adalah untuk meningkatkan gross national income dan membuat keseimbangan dalam balance of payments. Selain itu, juga untuk membuka peluang investasi, terutama dari sektor swasta, menciptakan lapangan kerja baru, mencapai kemandirian ekonomi dan komersialisasi pariwisata dalam negeri serta kemandirian teknologi dalam pelayanan, dan lain sebagainya.

Strategipun dibuat, yang disesuaikan dengan tujuan utama, yaitu mengkonsolidasi peran utama pariwisata di dalam pembangunan ekonomi sebagai bagian dari Rencana Nasional Meksiko (semacam GHBN).

Pada tahun 1969 Bank Mexico membentuk Infraestructura Turistica (Infratur), sebagai badan pariwisata nasional, untuk menyelenggarakan program integral pusat pariwisata di Meksiko dan studi lapangan untuk melihat dan mengidentifikasikan daerah-daerah yang layak dibuat infrastruktur untuk mengembangkan pariwisata di Meksiko.

Mereka memilih enam daerah yang dijadikan sebagai proyek percobaan dalam menciptakan tempat wisata pantai dan laut masa depan: dua di Provinsi Baja California Sur, dua di Provinsi Oaxaca (Puerto Escondido dan Huatulco), Cancun, dan Ixtapa Zihuatanejo.

Menurut catatan, dari enam daerah tersebut, Cancun (yang terletak di perairan Laut Caribe) dan Ixtapa Zihuatanejo (yang terletak di perairan Lautan Pasifik) terpilih sebagai prioritas utama untuk mendapatkan investasi dari sektor swasta untuk dikembangkan menjadi daerah wisata pantai dan laut di Meksiko.

Pada tahun 1972 diletakkan batu pertama untuk mendirikan hotel pertama di Cancun. Pada tahun 1973 Presiden Luis Echeverria membuat dekrit untuk menetapkan wilayah Provinsi Quintana Roo (di mana terletak Cancun) sebagai zona bebas dan meresmikan bandara internasional Cancun. Setelah itu langsung berapa maskapai Amerika Serikat dan dua maskapai nasional membuat rute penerbangan ke Cancun. Tak lama setelah itu, presiden Meksiko membuat dekrit pengambilalihan lahan untuk kepentingan pengembangan pariwisata di Cancun.

Pada tahun 1974 diresmikan hotel pertama di Cancun yang bernama Bojorquez yang terletak di jantung kota Cancun atau yang dikenal dengan nama Zona Hotelera (juga didirikan di Ixtapa Zihuatanejo, yang totalnya menawarkan 332 kamar hotel).

Proyek ini ternyata sukses, sehingga tahun-tahun berikutnya dibangunlah sampai 28 ribu kamar hotel dan membuka lapangan kerja sampai 40 ribu pekerja. Pada tahun 1983 Cancun menjadi tujuan wisata pantai dan laut internasional bergengsi. Sebagai catatan, saat ini Propinsi Quintana Roo memiliki lebih dari 60 ribu kamar hotel untuk menampung wisatawan dalam dan luar negeri, dengan berbagai pilihan hotel, dari yang murah sampai yang mahal.

Salah satu pemandangan dari sebuah hotel di Zona Hotelera, Cancun. Foto: Evi Siregar
Salah satu pemandangan dari sebuah hotel di Zona Hotelera, Cancun. Foto: Evi Siregar
Apa yang membuat Cancun menjadi boom wisata pantai dan laut masa depan? Horacio Espinosa pernah membuat sebuah analisis yang cukup menarik dan mendalam. Ia melihat bahwa proyek pengembangan pariwisata di Cancun lahir sebagai respon dari fenomena internasional wisata pantai dan laut yang menjadi boom pada saat itu, seperti tempat-tempat wisata yang dibangun di perairan Laut Mediterania, Laut Karibia dan Lautan Pasifik, yang menghasilkan devisa yang sangat signifikan.

Hawaii adalah salah satu contohnya. Dari situlah muncul ide untuk mengembangkan wisata pantai dan laut di Meksiko (Los Cabos, Puerto Escondido, Huatulco, Ixtapa Zihuatanejo dan Cancun). Selain itu, proyek-proyek pengembangan wisata pantai dan laut di Meksiko didukung oleh lembaga internasional, seperti Inter-American Development Bank yang telah memberikan bantuan sebesar 17 juta dolar amerika untuk memfasilitasi rencana pemerintah Meksiko.

Horacio Espinosa mencatat bahwa, meskipun proyek pengembangan wisata pantai dan laut di Cancun hanya menciptakan lapangan kerja yang bersifat temporal, di mata Bank Mexico telah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pada waktu yang bersamaan, proyek pengembangan wisata pantai dan laut Cancun juga menjadi simbol kebijakan baru pemerintah Meksiko, khususnya dalam bidang pariwisata.

Perkembangan Cancun menjadi kota wisata pantai dan laut ternyata lebih dari apa yang menjadi harapan semula, terutama dalam pengembangan infrastruktur hotel dan fasilitas yang mendukungnya.

Proyek pengembangan Cancun sebagai wisata pantai dan laut ternyata telah menjadi motor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Quintana Roo. Dalam 15 tahun pertama setelah diluncurkan proyek ini, pendapatan per kapita Provinsi Quintana Roo naik tiga kali lipat.

Meskipun harus diakui adanya masalah sosial dan masalah lingkungan yang muncul bersamaan dengan terciptanya proyek wisata pantai dan laut ini, harus diakui pula bahwa Cancun telah menjadi simbol modernitas Meksiko dan surga wisata pantai dan laut di salah satu perairan Laut Karibe.

Mexico City, 14 Mei 2019