Mohon tunggu...
Nuraeni_XII MIPA 4
Nuraeni_XII MIPA 4 Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Hujan

just for tugas indo

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Nikah Muda

10 November 2022   09:44 Diperbarui: 10 November 2022   09:49 68
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara/ananda dengan anak saya dengan maskawinnya berupa seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar Rp.200.000,00 di bayar tunai."  "Sah".Suara Pak penghulu diiringi sorak dari para tamu undangan.Terpancar wajah yang gembira dan pipi yang memerah dari sepupu perempuan ku yang kening nya sedang dicium oleh pria yang baru saja menjadi suami nya itu. Aku ikut tersenyum ketika menyadari bahwa sepupu perempuan yang seperti bestie ku itu telah menemukan kebahagiaan nya. Rasanya seperti kita masih sering bermain tanah dan masak-masakan di halaman rumah kami, tetapi tak terasa ia seperti orang asing dihadapan ku sekarang dengan make up nya juga yang sangat tebal. Sepupu perempuan ku bertemu dengan seorang pegawai pria di sebuah hotel ketika ia sedang melaksanakan tugas SMK nya yaitu PKL. Dari situlah awal mereka berdua bertemu hingga memutuskan untuk menempuh hidup baru yang akad nya di selenggarakan tepat setelah sepupu ku selesai PKL.
               Begitu banyak cerita yang dialami nya setelah ia menikah dan memutuskan untuk tinggal di sebuah kontrakan kecil karena ia tidak tahan dengan sikap kakak ipar dan mertuanya selama tinggal 5 bulan dirumah keluarga suaminya. Namun ada satu peristiwa yang paling ku ingat yaitu ketika bibiku (ibu sepupu ku) datang ke rumah ku untuk meminjam sejumlah uang kepada ibu ku untuk membeli susu cucu nya yang baru lahir. " Keadaan rumah tangga mereka sekarang sedang tidak baik-baik saja. Suami anakku di PHK dari pekerjaan nya karena wabah Corona ini yang menyebabkan hotel sepi pengunjung. Anakku selalu memaksa suaminya untuk mencari kerja untuk membeli banyak kebutuhan, namun apa daya mertua ku malah muak mendengar ocehan anakku hingga disitulah yang menimbulkan perdebatan sampai akhirnya anakku dan bayinya  sudah 3 hari berada dirumahku untuk menenangkan diridiri".Ucap bibiku.
                "eni, jangan terlalu berekspetasi tinggi sama cowok yang kamu suka ya,apalagi mutusin buat nikah setelah lulus.Pokoknya jangan.Punya suami di usia muda itu gaenak tau ennn".Sepupu ku memberikan ku beberapa nasihat yang aku dengarkan baik-baik. Ternyata menikah bukanlah hal tentang saling mencintai satu sama lain, masih ada banyak hal lain yang harus dipenuhi seperti materi salah satu contohnya. Menikah di usia muda bukanlah solusi untuk mengakhiri semua masalah seperti 'kita selesai kan semua nya bersama' bukan. Justru menikah adalah salah satu cara untuk menambah masalah dan beban fikiran seperti saling memahami satu sama lain, mengurus anak, menafkahi nya, dll. Setelah masa penderitaan sepupu ku itu, kemudian suaminya berselingkuh dengan wanita lain yang bermula saat suami sepupu ku itu curhat di Facebook tentang kehidupan rumah tangga nya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun