Mohon tunggu...
Endro S Efendi
Endro S Efendi Mohon Tunggu... Penulis - Penulis, Trainer Teknologi Pikiran

Intens mendalami hipnoterapi berbasis teknologi pikiran untuk membantu kualitas hidup manusia pada aspek mental, emosi, dan spiritual. Sehari-hari, aktif sebagai penulis dan hipnoterapis klinis, juga sebagai pembicara publik. Aktif menulis artikel di blog pribadi www.endrosefendi.com Juga aktif membuat konten video di https://www.youtube.com/user/endroeffendi

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kenapa Nia-Ardi Terjebak Narkoba?

8 Juli 2021   15:59 Diperbarui: 8 Juli 2021   16:02 370 7 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kenapa Nia-Ardi Terjebak Narkoba?
suara.com

Jagad maya publik plus 62 seketika heboh. Pasangan pesohor Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie, tiba-tiba viral karena ditangkap polisi, diduga terkait narkoba. Selain Nia dan Ardi, sopir mereka berinisial ZN (43) juga ditetapkan sebagai tersangka.

Dari penangkapan mereka, polisi menemukan barang bukti sabu 0,78 gr. Penangkapan dilakukan Rabu (8/7/2021) sekitar pukul 15.00 WIB di rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Dari keterangan, mereka sudah memakai sabu sekitar empat atau lima bulan belakangan ini. Hasil tes urine Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie pun dinyatakan positif sabu.

Atas berita itu, beragam komentar pun bermunculan. Tak hanya komentar, pertanyaan serius pun mengemuka. Apa lagi yang kurang dari kehidupan mereka? Dari sisi kekayaan, rasa-rasanya masih tergolong kaya. Dari sisi ketenaran, hampir semua warga negara ini tahu dan mengenalnya. Dari sisi kemapanan dan kehidupan sosial, rasanya juga berada di kasta yang cukup tinggi. Makanya wajar jika banyak yang bertanya, apa yang salah dari keduanya? Kenapa narkoba kemudian menjadi akrab dalam kehidupan mereka belakangan ini?

Sahabat semua yang selalu dalam perlindungan Allah, izinkan saya mengulas kasus ini dari kacamata seorang hipnoterapis klinis, yang terkadang kerap menangani klien kecanduan narkoba. 

Sejak membuka layanan praktik pada 2015 silam, sudah puluhan kasus kecanduan narkoba yang saya hadapi. Ternyata, ada banyak penyebab atau faktor yang menjadi pemicu seseorang kemudian menyentuh hingga akrab dengan narkoba.

Dalamnya laut masa bisa ditebak, tapi hati dan pikiran seseorang tak ada yang bisa mengetahuinya. Begitu juga kita semua, tak akan pernah tahu apa yang mendorong Nia bersama suaminya akrab dengan Narkoba.

Iseng atau coba-coba? Iseng atau coba-coba pun pasti ada pemicunya. Misalnya karena ada perasaan hampa, ada sesuatu yang kosong di hati dan pikiran, sehingga muncul ide untuk mengisinya dengan narkoba.

Bisa juga, akrab dengan narkoba karena ingin lepas dari persoalan. Tak sedikit orang yang punya persoalan, berharap bisa lepas atau lupa dengan mengonsumsi narkoba. Padahal, itu hanya memberikan efek sesaat. Begitu efek narkoba hilang, masalah akan tetap ada, bahkan semakin bertambah. Yang jelas, bahaya yang mengancam adalah efek kecanduan.

Ada juga yang terjerembab pada narkoba, karena tangki cintanya kosong. Meski sudah memiliki pasangan, bukan jaminan Nia -- Ardi tangki cintanya selalu penuh. Sebagai manusia normal, keduanya semestinya bisa saling mengisi tangki cinta. Nah, boleh jadi masih ada yang kurang, sehingga kemudian menjadikan ada bagian atau tangki cinta yang masih kosong. Kekosongan itulah yang kemudian diisi dengan Narkoba.

Tapi sekali lagi, yang tahu pasti apa yang menjadi motif mereka terjerumus Narkoba adalah mereka berdua. Kita sebagai publik, sudah sepatutnya menjadikan kasus ini sebagai hikmah atau teladan agar hal ini tidak terjadi pada diri dan keluarga masing-masing.

Jika hati dan pikiran sedang hampa atau kurang nyaman, jangan sungkan untuk mencari terapis profesional. Curhat ke sembarang orang atau tempat, terkadang bukan menyelesaikan persoalan, malah menjadikan masalah semakin rumit.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN