muthiah alhasany
muthiah alhasany writer/blogger, traveller, politician. Pengamat politik Turki dan Timur Tengah

langit adalah atapku, bumi adalah pijakanku. hidup adalah sajadah panjang hingga aku mati

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Indonesia Lebih Indah dari Turki

14 Maret 2018   15:08 Diperbarui: 14 Maret 2018   15:50 623 6 4
Indonesia Lebih Indah dari Turki
Candi Borobudur (dok.Leo)

Banyak orang Indonesia yang terpukau oleh popularitas Turki. Sebenarnya ada dua alasan kuat yang mendasari hal itu. Pertama, karena pesona sang pemimpin dan Presiden Turki saat ini, yaitu Recep Tayyip Erdogan. Sepak terjang Erdogan yang sigap membantu kaum muslim dan menentang hegemoni dunia Barat membuat sebagian masyarakat Indonesia tergila-gila ingin memiliki pemimpin seperti dia.

Alasan kedua karena Turki tidak lepas dari lambang kejayaan Islam di masa lalu. Kerajaan Ottoman yang mampu menaklukkan Eropa dan menjadi penyebab tersebarnya agama Islam di benua tersebut. Turki menjadi sebuah legenda negeri muslim yang terkenal hingga ke seluruh dunia hingga saat ini. Sedangkan Indonesia justru lebih dikenal dengan kerajaan Majapahit yang beragama Hindu dan kerajaan Sriwijaya yang beragama Budha.

Karena popularitas yang sudah mendunia selama berabad-abad, maka semua tentang Turki banyak dibicarakan, ditulis dan disebarkan, terutama oleh orang-orang yang pernah mengunjungi atau tinggal di negeri tersebut. Tempat-tempat yang indah dan menarik di Turki, terpublikasikan baik oleh media maupun  dari mulut ke mulut.

Istanbul, Turki (dok.Istanbulone)
Istanbul, Turki (dok.Istanbulone)
Namun kalau dibandingkan dengan Indonesia, apakah benar Turki lebih indah? Belum tentu. Menyimak pengakuan dari Duta Besar Turki untuk Indonesia, Sanders Gurbuz beberapa waktu lalu yang menyatakan Indonesia adalah satu dari  negeri terindah di dunia. Ia mengungkapkan kekagumannya akan keindahan alam di Indonesia.

Nah, kalau sudah begitu, masa kita meragukan keindahan negeri sendiri dan memuja negeri lain? Baik Turki dan Indonesia masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada beberapa hal yang patut kita pelajari dari Turki dalam mengelola keindahan negara tersebut. Karena sebenarnya kitalah yang belum maksimal dalam memberdayakan karunia keindahan dari Tuhan YME.

Indonesia lebih indah

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Indonesia lebih indah daripada Turki. Lha wong luas wilayah Indonesia jauh lebih besar, jadi lebih banyak menyimpan keindahan alam. Indonesia adalah negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya berupa laut. Dengan jumlah pulau lebih dari 17 000, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.

Sedangkan Turki sebagian besar wilayahnya adalah daratan. Meski berada di wilayah Teluk Persia dan 'menyambung' dengan benua Eropa, Turki adalah negara daratan, bukan kepulauan. Turki hanya memiliki sedikit pulau. Luas wilayah Turki hanya 783.562 km2. Bandingkan dengan Indonesia yang mencapai 5.193.250 km2.

Kelebihan Indonesia ada pada kekayaan alam yang luar biasa, dari Sabang sampai Merauke. Banyak hal yang tidak akan kita temukan di negara-negara lain, termasuk Turki. Karena itulah beberapa tahun terakhir, wisatawan manca negara yang senang meng-eksplor alam, mengalihkan tujuannya ke Indonesia.

Sebagai negara cincin api, Begitu banyak gunung aktif dan yang tidak aktif tersebar di berbagai pulau. Kalau gunung-gunung tersebut sedang tidak aktif, memancarkan pesona keindahan yang tiada tara. Rasanya, butuh waktu yang lama untuk menjelajahi gunung-gunung di Indonesia, dengan ketinggian yang terkenal di seluruh dunia.

Sunrise di Bromo (dok.Suprihatin)
Sunrise di Bromo (dok.Suprihatin)
Kita memiliki Gunung Bromo yang sangat aktif. Namun pernahkah anda menyaksikan sunrise dari Gunung Bromo? orang yang belum pernah melihatnya, akan mengira bahwa itu bukanlah di Indonesia. Gunung di Turki yang terkenal dan masih aktif, hanyalah gunung Ararat, yang dekat dengan perbatasan Iran. Gunung ini sering diselimuti salju. Tapi kita juga mempunyai Jayawijaya di Papua yang berselimut salju.

gunung Ararat, Turki (dok.Dogubetazit.com)
gunung Ararat, Turki (dok.Dogubetazit.com)
Tidak hanya gunung-gunung, kita juga mempunyai danau-danau yang sangat indah. Banyak orang Indonesia yang hanya mengenal danau Toba di Sumatera Utara, atau danau Kelimutu di NTB. Namun sebenarnya kita memiliki danau-danau di setiap provinsi. Sumatera Barat tidak hanya menjanjikan Danau Maninjau. Ada danau kembar yang indah di Alahan Panjang, kabupaten Solok yang pemandangannya mirip di Switzerland.

danau kembar di Solok (dok.Raffi)
danau kembar di Solok (dok.Raffi)
Bagaimana dengan bangunan-bangunan tua? Turki kaya akan peninggalan masa dewa-dewa Yunani pada masa byzantium (agama pagan). Ada kuil Athena, kuil Apolo, kuil Medusa dsb. Sehingga jika kita ke Turki, tak lagi perlu ke Yunani karena sebenarnya dahulu kala (masa byzantium) Yunani dan Turki masih menjadi satu.

Namun di Indonesia ada candi-candi megah peninggalan masa kerajaan hindu dan budha. Kita harus ingat bahwa candi Borobudur pernah menjadi salah satu keajaiban dunia.  Begitu pula dengan candi Prambanan yang sering menyajikan pagelaran budaya yang digandrungi turis asing. Bangunan-bangunan tua peninggalan zaman Belanda bisa kita lihat di Bandung, Jogja dan kota-kota legendaris lainnya.

Mengenai keindahan laut, Indonesia tidak ada duanya. Saat ini Raja Ampat di Papua menjadi favorit wisata alam kelautan. Begitu pula keindahan di kepulauan Maluku dan NTT yang mulai dikenal wisatawan mancanegara. Flores dan pulau komodo merupakan salah satu tempat wisata yang telah dipromosikan langsung oleh wakil Presiden, Jusuf Kalla.