Edukasi

Sulung Pejuang, Tengah Penyayang, Bungsu Periang

13 Juni 2018   02:41 Diperbarui: 13 Juni 2018   03:24 621 0 0

Keluarga adalah unit terkecil masyarakat yang terdiri dari suami, istri, anak, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya (UU.No.10,1992). Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih hidup bersama dengan keterikatan aturan dan emosional, dan setiap individu punya peran masing-masing (Friedman, 1998). Anak adalah anugerah yang menyejukkan mata dan ini adalah nikmat Allah SWT. 

Setiap orang tua pasti menginginkan anak yang soleh, soleha taat pada Allah SWT dan orang tua. Dibalik keceriaan sang anak, sesungguhnya dia membutuhkan perhatian dan bimbingan orang tua. Begitu pula orang tua, segala yang tebaik ingin diberikan sebagai tanda cinta bagi sang buah hati, karena sang buah hati tak ternilai harganya.

Untuk pendidikan paling mendasar bagi anaknya, orang tua akan memberikan pendidikan antara lain menanamkan tauhid dan aqidah yang benar kepada anak, mengajari anak untuk melaksanakan ibadah, mengajarkan Al-Qur'an, Hadits, serta doa dan dzikir yang ringan kepada anak-anak, mendidik anak dengan berbagai adab dan akhlak yang mulia, dan melarang anak dari berbagai perbuatan yang diharamkan. 

Selanjutnya orang tua akan memberikan metode pendidikan melalui keteladanan, pembiasaan, nasehat, kontrol, dan sanksi. Dalam sebuah keluarga, anak menduduki posisi tertentu berdasarkan urutan kelahirannya, yang mana mempunyai pengaruh mendasar dalam perkembangan anak selanjutnya (Hurlock, 2000). 

Anak dalam keluarga pun memiliki sifat yang berbeda satu sama lain, sifat tersebut terbentuk dari pengalaman psikologis mereka sebagai penafsiran anak terhadap posisi diri di dalam keluarga dan bagaimana anak membiasakan dirinya berperilaku dalam peran tersebut.

Anak Sulung

Anak sulung adalah anak yang lahir pertama kali atau berada pada posisi pertama dalam urutan kelahiran anak yang masih hidup dan anak sulung baik laki-laki maupun perempuan biasanya mempunyai pribadi yang khas dan berbeda dengan anak yang lahir berikutnya (Atikah,2001). Anak sulung sering disebut sebagai experimental child, sebab masih kurangnya pengetahuan dan pengalaman orang tua yang akan membawa akibat dalam dirinya. 

Akibatnya orang tua cenderung cemas dan melindungi secara berlebihan  serta belum memahami perannya sebagai orang tua secara penuh. Anak sulung cenderung mempunyai beberapa karakter seperti:

-Anak sulung mempunyai tuntutan yang tinggi dan kuat.

-Anak sulung bisa mengatasi besarnya tekanan untuk sukses, baik dari orang tua mereka maupun diri sendiri.

-Anak sulung sering kali diberi tahu bahwa ia adalah contoh bagi keluarga, adik-adiknya.

-Anak sulung sering kali diperlakukan sebagai pengganti ibu atau ayah bagi adik-adiknya.

-Anak sulung sering kali diberikan tanggung jawab yang besar dan menjadi harapan orang tuanya.

-Anak sulung bisa menjadi otoriter dan ketat dalam aturannya.

-Anak sulung mungkin juga merasa adik-adiknya lebih beruntung karena tidak terlalu banyak yang diharapkan sehingga ia yang harus membuka jalan bagi adik-adiknya.

Hal ini disebabkan anak tertua mendapat perhatian penuh dari orang tua hingga adiknya lahir. Tiap tahapan perkembangannya akan sangat diamati dan dikhawatirkan orang tua. Hal ini akan menumbuhkan rasa percaya diri dan keahlian memimpin. 

Dan, bisa dimengerti ketika perhatian itu dialihkan kepada adiknya, ia akan merasa cemburu. Anak sulung mungkin akan berkelakuan buruk dan berdebat dengan saudara kandungnya karena marah, iri hati, kesal, dan terancam posisinya dalam keluarga. Tugas orang tua adalah untuk meyakinkannya dan memberikan kasih sayang tanpa syarat, bagaimanapun reaksinya.

Anak Tengah

Anak tengah adalah anak yang lahir dan memiliki karakter "middle-child syndrome" karena posisinya yang terjepit antara anak sulung dan anak bungsu di dalam keluarga. Anak tengah yaitu anak yang menempati posisi kedua, ketiga, dan seterusnya yang masih mempunyai adik. 

Anak tengah biasanya merasa lahir terlambat untuk mendapatkan hak-hak istimewa yang diperoleh anak sulung, tetapi terlalu awal untuk mendapatkan kelonggaran disiplin dari orang tua. Anak tengah cenderung mempunyai karakter sebagai berikut:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3