Mohon tunggu...
efrat daniel
efrat daniel Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

God bless us.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Tokoh Sosiologi ini menjelaskan pemikirannya mengenai ruang, uang, dan nilai

25 September 2022   10:12 Diperbarui: 25 September 2022   10:21 87
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Georg Simmel (1858 -- 1918)

lahir di Berlin pada 1 Maret 1858. ia kuliah di Universitas Berlin pada tahun 1876 serta memperlajari berbagai cabang ilmu pengetahuan (psikologi, sejarah, filsafat, dan  bahasa Italia). beliau juga menjadi salah  satu pemikir yg turut bersumbangsih besar  pada perkembangan keilmuan sosiologi. Karya besar  pemikiran Simmel yg sangat populer yaitu "The Philosophy of Money" (1900-an). Simmel meninggal di tahun 1918.

Ada beberapa pemikiran Simmel yang terkenal, yaitu :

  • Sociology of Space

Pada pemikiran Simmel, space sebagai objek dalam sosiologi. Simmel memberikan tiga kategori dalam kajian Sosiologi. Sedangkan konsep space sendiri ditempatkan sebagai bagian dari kajian dalam Pure atau Formal Sociology. Penempatan konsep space artinya konsekuensi dari Sosiologi Simmel yg menganalisa warga  tercipta berasal konstruksi antar individu yang objektif dan  sekaligus subyektif.

Space adalah ruang bagi relasi antar individu. oleh sebab itu, konsepsi space pada pengertian Simmel ialah perjuangan memecahkan perdebatan epistimologis antara perspektif realis serta perspektif nominalis. Bagi Simmel, masyarakat bukanlah tercipta dari kekuataan supra individual yg mengharuskan individu tunduk dan  berkerja melalui struktur sosial serta warga  bukanlah kekuatan rasional, yg menempatkan subyek menjadi pencipta tunggal asal realitas. 

Masyarakat terbangun berasal individu yg berinteraksi. Individu inilah yang real, yg menciptakan hubungan. Melalui hubungan antar individu, konsep Space menjadi yang dinamis serta berpusat pada relasi individual baik dalam yang subjective culture maupun yg objective culture muncul dalam Sosiologi Formal.

Space, ialah ruang bagi terjadinya hubungan. Melalui hubungan memunculkan pengalaman bagi individu. serta Space artinya kawasan bagi kreasi energi psikis individu yg terlibat didalamnya. Tenaga psikis ini dimaksudkan dengan substansi individual, yang berkecimpung pada ruang sosial.

Prinsip umumnya ialah bahwa nilai benda berasal dari kemampuan orang untuk menjarakkan dirinya secara tepat dari objek. Benda-benda yang terlalu dekat, terlalu praktis diperoleh, maka benda itupun tidak terlalu berharga. serta sebaliknya benda-benda yang terlalu jauh, terlalu sulit, atau nyaris tidak mungkin buat dihasilkan jua sangat tidak bernilai. Benda-benda yang paling bernilai ialah yang tidak terlalu jauh ataupun terlalu dekat. 

Faktor yang mempengaruhi suatu benda bernilai atau tak adalah ketika yg diharapkan untuk mendapatkannya, kelangkaan, kesulitan untuk memperolehnya, serta keharusan nya diberikan benda lain untuk mendapatkannya. Simmel memandang uang menjadi bentuk khusus nilai. Uang ialah kenyataan yg terkait menggunakan aneka macam komponen kehidupan seperti pertukaran, milik, kebebasan individu, gaya hidup, kebudayaan, dan  nilai individu.

Dalam konteks umum  nilai inilah Simmel mendiskusikan uang. pada ranah ekonomi, uang berperan dalam menciptakan jarak dengan objek dan  memperlihatkan diri menjadi sarana buat mengatasi jarak tersebut. Nilai uang yg melekat pada objek dalam ekonomi modern menyebabkan kita berjarak darinya, kita tidak dapat memperolehnya tanpa uang kita. 

Kesulitan buat menerima uang serta objek-objek tersebut menjadikannya bernilai bagi kita. pada saat yg sama, ketika kita mendapatkan cukup banyak uang, kita mampu mengatasi jarak antara diri kita menggunakan objek. dengan demikian uang mempunyai fungsi yg unik, membangun jarak antara orang dengan objek, lalu sebagai wahana buat mengatasi jarak tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun