Efa Butar butar
Efa Butar butar Karyawan Swasta

Teknologi Pangan | Content Writer | 0896-5747-1513 | efab22@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Fesyen Pilihan

Inspirasi Fashion Musim Dingin bagi Wanita Bertubuh Pendek

23 Desember 2018   21:40 Diperbarui: 23 Desember 2018   22:03 1029 1 0
Inspirasi Fashion Musim Dingin bagi Wanita Bertubuh Pendek
Fashion musim dingin. Ilustrasi: Efa butar butar

Tidak terasa kita sudah dipertemukan kembali dengan penghujung tahun. Rasanya baru kemarin memilah beberapa potong pakaian untuk mendukung penampilan melewati Natal, tahun baru dan hari hari berhujan.

Memaksimalkan fashion musim dingin itu penting. Selain untuk memberikan kehangatan dan menyangkut kesehatan, pakaian juga berperan memberikan kepercayaan diri saat berkegiatan, fashion berbicara pula tentang siapa diri kita. Persis seperti yang orang-orang katakan "You are what you wear".

Meski seru sekali rasanya berbelanja kebutuhan pakaian di musim dingin, tapi selalu saja ada kendala untuk menemukan potongan-potongan terbaik yang manis di badan, bagus pula untuk dipadupadankan dengan potongan-potongan pakaian lainnya.

Mengapa padupadan pakaian menjadi salah satu tolak ukur penting dalam memutuskan memilih sepotong pakaian sebelum akhirnya dibeli?

Bahagia adalah perasaan yang muncul saat mengenakan pakaian yang sedang tren, namun jika pakaian tersebut dibeli karena hanya ingin mengikuti tren tanpa mempertahankan jati diri kita, ya begitu tren tak lagi ngetren, maka selesai sudah riwayat pakaian tersebut.

Berita baiknya kita mengikuti tren adalah kita hidup di tren tersebut, berita buruknya, kita adalah seorang pengikut jati diri orang lain yang setelahnya, kita bingung pakaian tersebut akan jadi apa karena kita sejujurnya bukan dari tren yang sedang in tersebut karena tak jarang seseorang mengikuti tren fashion tanpa perduli tepat atau tidak untuk dikenakannya.

Di sinilah pentingnya padupadan demi memutuskan sepotong pakaian harus dibeli atau tidak. Jika tak pintar memilih, pakaian akan lebih sering mengendap di lemari daripada dikenakan karena tidak ada potongan pakaian lain yang tepat untuk pakaian tersebut. Daripada mubazir, akan jauh lebih baik jika dari awal dipertimbangkan dengan matang pakaian yang akan dibeli tersebut akan dikenakan untuk:

1. Kepentingan apa?
2. Tepatnya dipadankan dengan pakaian yang seperti bagaimana?
3. Apakah pakaian tersebut dapat memberi rasa percaya diri pada pengguna hingga setidaknya 2 tahun ke depan?
4. Apakah pengguna nyaman dengan potongan pakaian tersebut? Nyamanpun mencakup beberapa hal; nyaman dengan ukuran pakaian yang dibeli, nyaman dengan model pakaian, nyaman dengan bahan, nyaman dengan harga, nyaman pula terhadap warna yang dibeli.
5. Tidak membeli hanya karena ikut-ikutan teman,
6. Tidak tergoda dengan discount besar-besaran

Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, seharusnya tidak ada lagi kasus "Duhhh, gue pakai kemana ya ini baju?" Terutama kaum hawa yang lebih rentan tergiur harga discount.

Lagi, tentang pentingnya padupadan. Bagi mereka yang memiliki tubuh pendek ini cukup sulit karena ada banyak jenis jaket atau coat yang sebetulnya bisa diaplikasikan namun jika tak sesuai dengan pakaian bagian lainnya malah akan memberi kesan "tenggelam" sebagaimana yang kerap saya alami.

Mengandalkan beberapa majalah fashion sebagai referensi, juga dari mereka penggiat media sosial yang kerap berbagi OOTD nya sehari-hari tanpa mengubah jati diri yang sebenarnya, maka berikut adalah beberapa inpirasi fashion musim dingin yang dapat dipertimbangkan untuk digunakan oleh wanita-wanita cantik dengan tinggi yang seadanya versi saya sendiri. Hehehe. Check it out!

1. Turtle Neck, Skinny Jeans, Rambut Diikuncir Kuda dan Sneakers
Meski hujan, suhu di Indonesia masih terbilang ramah dan tak seekstrim wilayah Eropa yang harus berhadapan dengan suhu sangat rendah bahkan kadang minus. Oleh sebab itu, padupadan antara atasan rajut Turtle Neck, skinny jeans, dan sneakers untuk acara santai atau saat sekedar hang out dengan teman-teman harusnya cukup untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi hangat.

Pastikan kenakan sneakers yang tak berwarna putih ya. Sayangkan harus berhadapan dengan banjir atau becek terus jadi kotor banget. Heheh.

Atasan Turtle Neck rajut menutup hingga ke leher. Meski sedikit di atas ukuran pakaian normal saya yang memberi kesan tenggelam, ini dapat disiasati dengan penggunaan skinny jeans berwarna gelap untuk menonjolkan kaki dan menyeimbangkan kesan tenggelam yang datang dari turle neck. Rambut yang diikat senada dengan ekor kuda juga dapat menyelamatkan leher yang tertutupi atasan karena memberikan kesan leher lebih jenjang dan tidak habis tertutupi oleh atasan

2. Syal, Kaos Panjang tangan, Skinny Jeans serta Sneakers
Masih mengandalkan cuaca dingin Indonesia yang masih tergolong ramah. Kadang, berat rasanya kalau harus berpakaian tebal demi mempertahankan suhu tubuh. Untuk itu, saat cuaca hanya mendung tanpa diikuti hujan, biasanya saya percayakan pada syal, kaos panjang tangan masih dengan skinny jeans andalan juga sneakers.

Selain untuk syal, biasanya benda ini bisa saya alifungsikan sebagai tudung kepala saat tiba tiba hujan turun atau saat matahari tiba-tiba saja terik di tengah musik hujan ini. Hehehe.

3. Sweater, Kaos polos, Kulot, dan Sendal.
Kalau yang ini, sebenarnya lebih ke memberanikan diri sih. Hehhe. Pakai kulot itu benar-benar bikin saya terlihat makin "bantet". Eh, pas dipadupadan sama kaos polos, kok yo ya manis-manis saja. Setelah bertanya pada temanpun jawabannya cukup melegakan. Heheh. Tapikan sulit ya keluyuran di musim dingin cuma pakai kaos saja ya? Ya sudah saya gabungkan dengan sweater lalu disempurnakan dengan sendal.

Voilaaa, tidak parah-parah amat kok. Kan look yang ditampilkan saat bertemu teman adalah kaos, kulot dan sendalnya. Sweater mah sudah dilepas bahkan sebelum memasuki meeting point. Di jalan penampilan tak terlalu menarik tidak apa-apa, tapi di hadapan orang lain harus jadi siapa-siapa tanpa merubah jati diri yang sebenarnya. Heheh.

Ini beberapa rekomendasi inspirasi versi saya yaaa. Ini juga sebenarnya hasil contekan saya. Kalau di luar negeri menggunakan sepatu boots wajar-wajar saja, saya merasa panas aja gitu pakai boots di tanah air. Berat pula. Heheh. 

Atasan Turtle Neck dari FO untuk dikenakan saat musim dingin. Ilustrasi: DokPri
Atasan Turtle Neck dari FO untuk dikenakan saat musim dingin. Ilustrasi: DokPri
Masalahnya adalahh, pakaian musim dingin ini identik dengan mahal. Ya, wajar sih, bahan, ketebalan dan kenyamanan pengguna menjadi titik awal hadirnya fashion musim dingin.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2