Mohon tunggu...
edo murtadha
edo murtadha Mohon Tunggu...

The best idea is the one that you're doing!

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Pulpen Kini Bisa Dihapus

21 Juni 2016   15:33 Diperbarui: 21 Juni 2016   15:50 0 1 0 Mohon Tunggu...
Pulpen Kini Bisa Dihapus
Source from: Tokopedia

Ini bukan promosi kok. 

Saya mulai tau adanya pulpen yang bisa dihapus sudah beberapa waktu lalu, tapi Karena mahal dan dipikir belum membutuhkan, saya tidak berkeinginan untuk meminangnya Dari etalase toko peralatan tulis ataupun bookstore seperti gramedia Dan kharisma. 

Ya, buat kamu yang belum tau mungkin, sekarang sudah ada pulpen yang bisa dihapus. Ini buat saya pribadi seperti mimpi yang menjadi nyata. 

Dulu, saat SD menulis dengan pulpen adalah mimpi untuk sebagian besar anak SD, setidaknya di kelas saya. Rasanya saat duduk di kelas 5 & 6 Dan diperbolehkan menulis catatan dengan pulpen itu adalah tanda bahwa kami yelah dewasa dan diberi tanggung jawab yang ekstra. 

Ya gimana gak, saat salah atau tercoret, tintanya tidak mudah dihapus seperti pensil. Alhasil, biasanya anak yang mempunyai ketelitian sedikit di bawah rata-rata seperti saya akan mengumpulkan kertas ulangan yang dihiasi tinta putih bekas tipe-x di sana sini. 

Sempat terjebak dengan penghapus Ganda yang Katanya... Bisa menghapus tinta pulpen. Hahahaha, yang ada kertas jadi robek dan Kotor. 

Beranjak dewasa, menulis dengan pulpen berarti kita yakin dengan apa yang kita tulis, memang bisa dihapus dengan tipe-x, tapi sekali lagi tidak semudah pensil. Belum lagi saat menghadiri seminar, workshop, atau saat saya menjadi wartawan dulu. Tinta sana sini, catatan yang tidak beraturan sama sekali, Dan saat catatan rapih pun, material yang disampaikan sudah mendahului saya. 

Jadi, pulpen yang bisa dihapus ini mengingatkan saya bagaimana gampangnya menulis apapun yang kita inginkan tanpa khawatir salah, tanpa harus celingak celinguk ke kanan kiri meminjam tipe x, tanpa harus menghiasi kertas dengan tinta putih di sana sini. 

Ya, jika boleh jujur, perasaan senang saat memiliki pulpen ajaib ini. Sekian tahun berhati-hati menggoreskan tintanya agar catatan tetap rapih dan teratur, sekarang dengan semangat nya saya menulis apapun yang ingin saya tulis di atas kertas. 

Mungkin bisa dibilang ini balas dendam terhadap ide dan keteraturan yang saya buat sendiri. Sebelum menulis saya biasanya mencari kata-kata yang bagus Dan enak dibaca untuk dituliskan. Mau itu bahan kuliah dosen, material yang disampaikan narasumber, atau pidato Dari bapak menteri yang saya jadikan bahan berita. 

Senang rasanya kembali diingatkan bagaimana ide2 liar yang luput dan alpa saya tuliskan hanya karena takut salah, tidak bisa dihapus dengan gampangnya saya kucurkan di lembar-lembar kertas. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x