Mohon tunggu...
I Ketut Suweca
I Ketut Suweca Mohon Tunggu... Administrasi - Dosen - Pencinta Dunia Literasi

Kecintaannya pada dunia literasi membawanya suntuk berkiprah di bidang penulisan artikel dan buku. Baginya, hidup yang berguna adalah hidup dengan berbagi kebaikan, antara lain, melalui karya tulis.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Apakah yang Sebenarnya Kita Cari Saat di Bangku Kuliah?

21 September 2022   08:58 Diperbarui: 21 September 2022   17:32 366 36 16
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi mahasiswa (SHUTTERSTOCK) 

Dunia pendidikan selalu menarik untuk didiskusikan. Tentu kita semua memandang dan meyakini bahwa pendidikan itu sangat penting, sampai-sampai banyak dari kita menekuninya hingga perguruan tinggi.

Asal Tidak Menganggur?

Akan tetapi, apa sejatinya yang kita cari melalui pendidikan tinggi? Atau, lebih tepatnya, apakah yang ingin kita dapatkan saat dan setelah kuliah?

Memangnya selama ini kita hanya berpikir memilih kuliah agar tidak menganggur saja? Atau, sekadar mendapatkan predikat sebagai mahasiswa?

Tentu saja tidak, bukan? Ada hal-hal yang mendasar yang menjadi alasan mengapa kita meneruskan pendidikan hingga perguruan tinggi; merasa tidak cukup dengan bekal pendidikan sebelumnya.

Mari kita telusuri dan renungkan lebih jauh mengapa (dulu) kita merasa perlu melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi.

Pertama, kuliah untuk mendapatkan ijazah.

Ya, kita menekuni kuliah selama lebih kurang empat tahun lamanya untuk program S1 adalah untuk mendapatkan selembar ijazah. Ijazah itu merupakan modal dasar pada saat melamar pekerjaan.

Tentu saja dengan selembar ijazah sarjana kita berharap bakal mendapatkan gaji yang lebih besar dibandingkan dengan menggunakan ijazah di bawahnya. Semakin tinggi pendidikan penghargaannya pun semakin besar, demikian terjadi pada umumnya.

Tentu saja melalui pendidikan kita tidak hanya butuh ijazah. Kalau orang hanya butuh ijazah, orang boleh jadi akan mengabaikan kualitas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan