Mohon tunggu...
I Ketut Suweca
I Ketut Suweca Mohon Tunggu... Administrasi - Pencinta Dunia Literasi

Kecintaannya pada dunia literasi membawanya suntuk berkiprah di bidang penulisan artikel dan buku. Baginya, hidup yang berguna adalah hidup dengan berbagi kebaikan, antara lain, melalui karya tulis.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Menghitung Karunia dan Mensyukurinya, Mengapa Penting?

4 Juli 2021   14:55 Diperbarui: 6 Juli 2021   03:47 177 26 11 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menghitung Karunia dan Mensyukurinya, Mengapa Penting?
Menghitung karunia dan bersyukur (Sumber gambar: pitacoseachados.com)

Menghitung karunia Tuhan. Pernahkah Anda mendengar kalimat ini sebelumnya? Bahkan, Anda sudah pempraktikkannya? Menghitung karunia Tuhan (God's gift) adalah menghitung berbagai karunia atau berkat yang selama ini sudah  diperoleh dalam hidup.

Menghitung yang Tidak Dimiliki

Alih-alih menghitung karunia Tuhan, acapkali kita tergoda menghitung hal-hal yang kita tidak miliki, juga hal-hal yang pantas kita keluhkan, atau hal lainnya yang cenderung mengundang negativitas dalam cara berpikir. Periksalah, benarkah seperti itu?

Semoga saja kita tidak terlartut dalam keluhan dan kesedihan yang parah karena memikirkan banyak hal yang kita rasakan tidak atau belum kita miliki. Marilah kita mulai rajin dan aktif menghitung karunia yang selama ini kita dapatkan.

Menghitung yang Sudah Dimiliki

Bentuk karunia itu mungkin berupa kesehatan yang prima, rejeki yang cukup, karier yang baik, anak-anak yang tumbuh-kembang dengan baik, hubungan persahabatan yang berjalan lancar.

Jika dirinci lebih jauh lagi ternyata ada banyak hal-hal yang bisa dihitung sebagai karunia Tuhan, dalam hidup kita.

Dalam kaitannya dengan kesehatan, misalnya, kita masih bisa bangun pagi dalam keadaan sehat, masih bisa berolah raga, masih memilki badan yang sehat, dan masih bisa menghirup udara segar.

Organ-organ tubuh kita masih baik. Jantung, paru-paru, ginjal, masih menjalankan fungsinya dengan baik. Kaki dan tangan kita bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

Rejeki yang kita peroleh pun tetap ada dan bisa diandalkan untuk menghidupi diri dan keluarga, kendati mesti bekerja keras untuk mendapatkannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x