Mohon tunggu...
DYAH AYU MULATSASI
DYAH AYU MULATSASI Mohon Tunggu...

MBA-ITB 49 | HI UGM 2009

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Peluang Bisnis Bagi Indonesia

31 Maret 2014   06:23 Diperbarui: 24 Juni 2015   00:16 70 2 2 Mohon Tunggu...

Fenomena ACFTA yang tengah berlangsung di kancah negara ASEAN saat ini tak ayal turut memberikan dampak yang cukup signifikan bagi Indonesia yang tergabung di dalamnya. Kemudahan yang akan diperoleh Indonesia dalam melakukan aktifitas perdagangan yang disertai dengan iklim ekonomi yang semakin baik diprediksi akan menstimulus produksi barang dan jasa. Kenaikan volume produksi tentu akan membawa kenaikan demand akan bahan mentah dan tenaga kerja apalagi jika mengingat banyaknya jumlah penduduk Indonesia

Kemampuan Indonesia dalam memenuhi potensi kebutuhan tenaga kerja yang lahir karena kesepakatan ACFTA akan melahirkan beberapa peluang bisnis antara lain:

1.Peluang Membuka Bisnis di Bidang Pendidikan dan Pengembangan Ketrampilan

Rata-rata pekerja Indonesia belum memiliki tingkat pendidikan yang memenuhi standar Internasional. Di mana presentase penduduk usia produktif yang mengenyam pendidikan hingga di bangku kuliah tidak lebih dari 5% dari total keseluruhan penduduk Indonesia. Hal tersebut dapat dinilai sebagai peluang bisnis bagi para pelaku bisnis untuk membuka lahan bisnis dalam bidang pendidikan dan ketrampilan. Tenaga kerja yang terdidik dan memiliki kompetensi yang unggul akan semakin memperbesar potensi Indonesia dalam memenuhi demand tenaga kerja. Para tenaga kerja yang telah memiliki kompetensi unggul tersebut kemudian dapat dipekerjakan untuk membangun perekonomian domestik, maupun dikirim ke luar negeri untuk mendukung aktifitas produksi. Pengiriman tenaga kerja berketrampilan baik akan dimudahkan dengan kesepakatan ACFTA yang mempermudah arus perpindahan pekerja.

2.Peluang untuk Berinvestasi di Indonesia

Upah pekerja Indonesia yang rendah ditambah dengan sumber tenaga kerja usia produktif tinggi akan menarik para pelaku bisnis untuk berinvestasi di Indonesia. Upah rendah akan memberikan keunggulan komparatif karena berpotensi untuk menurunkan biaya produksi yang harus ditanggung.

VIDEO PILIHAN