Mohon tunggu...
Dwi Maryam Ardila
Dwi Maryam Ardila Mohon Tunggu... Guru - Guru

Hobi membaca buku, artikel, dan semua informasi yang berkaitan tentang motivasi.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Pelangi di Sudut Senja

28 November 2023   20:43 Diperbarui: 28 November 2023   20:46 144
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Pagi yang indah, seindah harapanku. Langit biru nan anggun, seanggun hatiku. Bunga-bunga bermekaran, segembira perasaanku hari ini. Perjuangan selama delapan semester terlewati sudah, dengan penuh suka, duka, canda, tawa, sedih dan bahagia. Alhamdulillaah aku resmi menyandang gelar Strata 1, lega rasanya akhirnya perdebatan diri dengan skripsi telah usai.

Dan kini saatnya fokus mencari finansial. Ya, itu yang ada difikiranku kala itu, banyak sekali planningku jika aku memiliki banyak penghasilan, yang pasti aku akan bahagia dan bisa membahagiakan orang-orang disekitarku ( aku membatin ).

Dengan sigap aku mencari literature tentang lowongan pekerjaan. Ya..sesuai prodi yang aku geluti selama ini aku ingin menjadi karyawan di salah satu instansi ternama di Daerahku, meski terbilang sederhana tapi bagiku itu sudah cukup mengabulkan impian linierisasi prodiku. Yeah..informasi berdatangan bak hujan turun dari langit, yang membuat aku makin berambisi untuk bekerja di perkantoran.

Kertas putih di notebook yang semula bersih, kini terisi dengan deretan nama-nama perusahaan yang akan aku jajaki. Sembari menyiapkan segala persyaratannya, handphone ku berdering. Ternyata Citra memanggil, Citra adalah sahabat seperjuanganku waktu SMP, alhamdulilllaah Allah pertemukan kami kembali saat sudah sarjana. Dia yang paling antusias membantu mencover segala tentang pencarian lowongan pekerjaanku.

"Bagaimana sa, ada berapa perusahaan yang akan kita tuju hari rabu mendatang?"

"Sekitar sepuluh perusahaan ra, bagaimana kurang tidak ya?" jawabku dengan sedikit ragu.

"Bagus Salsa, Aku rasa sudah cukup, jangan lupa kamu siapkan segala persyaratannya ya!"

"Oke..sahabatku yang paling baik." sambil tersenyum manis.

"Sip, kita berangkat pukul 07.00 WIB agar tidak terlambat."

"Insya Alloh siap bu bos cilik." Pujianku padanya.

Langit cerah berwarna biru, Aku mengenakan dress panjang biru, sangat kontras dengan kuda besi akan kami tunggangi, juga berwarna biru. Yeah..cocok dengan hari ini, Rabu menggebu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun