Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Buruh - Orang Biasa

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Tammy Abraham, Jadi Pembelian Gagal ataukah Pembuktian Diri Jose Mourinho

18 Agustus 2021   19:18 Diperbarui: 18 Agustus 2021   19:26 224 8 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Tammy Abraham, Jadi Pembelian Gagal ataukah Pembuktian Diri Jose Mourinho
Tammy Abraham resmi bergabung dengan AS Roma. Sumber foto: Goal.com

 

Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Chelsea dari klub Serie A Italia, Inter Milan. Bergabungnya Lukaku membuat para pemain lain di Chelsea was-was dengan tempat mereka di tim inti.

Pastinya, Tuchel merekrut Lukaku bukan untuk menjadi penghuni bangku cadangan. Rekam jejak Lukaku di Inter Milan memberikan jaminan jika Lukaku mendapat tempat regular di tim inti Chelsea.

Bisa dikatakan kalau Lukaku datang sebagai produk jadi. Bukan lagi pemain muda yang datang beradaptasi. Akan tetapi, seorang pemain yang butuh pengakuan lebih jauh di Liga Ingggris.

Maka, keputusan untuk hengkang yang dilakukan oleh Oliver Giroud dan Tammy Abraham terbilang tepat. Giroud yang pindah ke AC Milan barangkali sudah tahu kalau kesempatan bermainnya di Chelsea begitu tipis. Terlebih lagi faktor usianya yang tidak lagi muda.

Tammy Abraham memilih hengkang ke AS Roma. Tak tanggung-tanggung, AS Roma menggelontorkan 40 juta Euro untuk membeli pemain yang masih berusia 23 tahun ini dan merupakan produk akademi Chelsea ini.

Pelatih AS Roma Jose Mourinho pasti mempunyai rencana besar untuk Tammy. Tammy bisa dijadikan striker seperti yang dilakukan Mou kepada Didier Drogba sewaktu masih melatih Chelsea.

Mou sendiri mengakui bahwa dia sudah mengenal Tammy sewaktu masih berada di akademi Chelsea. Karena ini, Mou optimis jika Tammy akan menjadi salah satu striker yang produktif di Serie A Liga Italia pada musim ini.

Komentar Mou bisa berasalan. Catatan Tammy di tim senior Chelsea patut diapresiasi. Bersama tim senior, Tammy tampi 82 kali dan mencetak 30 gol dan 12 assist. Dia juga ikut berkontribusi dalam meraih trofi Liga Champions dan Piala Super Eropa.

Pencapaian ini pun bukan karena Tammy sering dijadikan pilihan utama di lini depan. Kedatangan pemain baru seperti Timo Werner memaksa Tammy harus berbagi tempat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan