Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Orang Biasa

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Ketika Suporter Tolak Keras Proyek Liga Super Eropa

20 April 2021   08:23 Diperbarui: 20 April 2021   08:38 126 11 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ketika Suporter Tolak Keras Proyek Liga Super Eropa
Reaksi Suporter Liverpool pada ide Liga Super Eropa. Sumber foto: Tweeter Bleacher Report Football. com

Wacana proyek Liga Super Eropa (European Super League) memantik pelbagai reaksi. Badan sepak bola Eropa, UEFA mengeluarkan pernyataan yang cukup keras.

Bagi setiap klub dan pemain yang terlibat dalam Liga Super Eropa akan mendapat larangan bermain dari level domestik hingga level Eropa. Pemain yang bermain dengan klub yang berada di Liga Super Eropa juga dilarang keterlibatan mereka di Piala Eropa dan Piala Dunia. 

Reaksi UEFA ini bisa saja bukan sekadar ancaman. Ini merupakan peringatan serius agar klub-klub yang sepakat untuk menjalankan Liga Super Eropa tahu dan sadar akan konsekuensi dari jalan yang diambil.

Konsekuensinya cukup besar. Hal ini akan merugikan pelbagai pihak, termasuk suporter klub. Bagaimana pun, keberadaan dan peran suporter menjadi aktor penting bagi sebuah klub.

Baca Juga: Ketika Anggota Liga Super Eropa Bukan Lagi Tim Super di Liga Domestik


Terang saja, pernyataan UEFA pun seolah diikuti oleh pelbagai dukungan. Tak sedikit suporter sepak bola yang ikut mengritik langkah untuk membangun format Liga Super Eropa. 

Fans Liverpool secara keras menulis di poster dan ditempatkan di luar stadion Anfield, "Shame on You, RIP LFC 1892-2021". Poster lain juga menyuarakan kalau suporter Liverpol tidak setuju dengan Liga Super Eropa. Liverpool menjadi salah satu dari 12 klub yang dinilai sebagai pendukung Liga Super Eropa. 

Searah dengan pandangan fans Liverpool, fans Chelsea juga ikut mengritik kebijakan klub. Menurut persatuan fans Chelsea, apa yang dilakukan oleh manajemen dalam keterlibatannya pada ide Liga Super Eropa merupakan bentuk pengkhianatan kepada sepak bola. 

Pengkhianatan itu terjadi karena kelihatannya klub lebih mengutamakan kerakusan untuk mengisi saku daripada mementingkan keberadaan suporter, sejarah, dan masa depan dari klub itu sendiri (Goal.com 20/4/21). 

Pandangan fans Chelsea ini tak lepas dari ancaman UEFA sendiri. UEFA sudah menyatakan kalau semua klub yang terlibat di Piala Super Eropa, mereka akan dilarang untuk bermain di level domestik seperti Premier League dan para pemainnya akan dilarang untuk bermain di setiap kompetesi, termasuk Piala Dunia.  

Sangat sulit untuk memisahkan Chelsea dan Liverpool dari kompetesi Premier League. Pastinya, fans tidak mau klub-klub kesayangan mereka ditendang keluar dari kompetesi domestik seturut ancaman dari UEFA. 

Pantas saja, suporter sangat kecewa dengan apa yang terjadi dengan ide Liga Super Eropa. Apalagi kalau menimbang ancaman yang dikeluarkan oleh pihak UEFA. 

Bagaimana pun, suporter tidak mau kehilangan pengaruh dan keberadaan klub di level domestik dan Eropa. Maknya, daripada hanya mementingkan faktor keuangan, lebih baik nasib klub, suporter, dan masa depan klub patut dipertimbangkan secara serius.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x