Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Peminat kata

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Pernyataan Prabowo Bukan Hanya untuk Politikus, Tetapi untuk Siapa Saja

23 Maret 2020   19:43 Diperbarui: 23 Maret 2020   19:49 775 14 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pernyataan Prabowo Bukan Hanya untuk Politikus, Tetapi untuk Siapa Saja
Sumber foto kompas.com

Seturut Breaking News dalam Kompas TV, sejauh ini, 23 Maret 2020, sudah ada 579 kasus positif Corona di Indonesia. Dari jumlah itu, ada 49 orang yang dinyatakan meninggal dunia.

Setiap hari, jumlah kasus positif Corona kian bertambah. Ini menjadi tantangan tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi rakyat Indonesia pada umumnya. Jadi sebelum semuanya terlambat, kita yang masih berada dalam situasi di bawah kontrol tetap waspada sembari menuruti dan mematuhi arahan pemerintah.

Sejatinya, wabah virus Corona adalah bencana untuk semua dan persoalan yang dipikul bersama. Tidak ada pihak yang mencuci tangan dan membiarkan segelintir orang bekerja.

Apalagi kalau hanya berkomentar dan mengkritisi pihak yang sedang bekerja tetapi tanpa memberikan kontribusi konkret dalam mengatasi virus Corona. Terlebih lagi kalau kritik dan komentar itu lebih bermuatan politis daripada membantu pemerintah dalam mencari solusi atas persoalan yang terjadi.

Melihat bertambahnya angka positif Covid-19 di Indonesia, sudah saatnya kita bersatu sebagai negara dan bangsa. Prabowo menyeruhkan untuk singkirkan perbedaan dan bersatu melawan virus Corona.

Hal ini diungkapkan oleh Menhan Prabowo Subianto. Seperti yang dilansir dalam Kompas.tv (23/3/2020). Pendiri partai Gerindra ini menyeruhkan untuk menyingkirkan perbedaan sikap politik dalam penananganan virus Corona.

Lebih lanjut dia mengundang siap saja untuk bergotong royong untuk melawan virus Corona. Setiap orang mesti bersatu untuk melawan Covid-19.

Pernyataan Prabawo Subianto ini disampaikan saat menerima bantuan alat perlindungan diri (APD). Ada pun APD ini akan dipakai untuk tenaga medis yang akan menangani pasien Covid-19.

APD ini sendiri berasal dari China dan dijemput oleh Pesawat Hercules C130 kepunyaaan TNI Angkatan Udara. Secara simbolis Menhan Prabowo menyerahkan bantuan APD itu kepada pihak medis yang bertanggung jawab dalam penanganan Covid-19.

Pernyataan Menhan Prabowo di satu sisi sangat menyejukkan. Betapa tidak, persoalan Covid-19 bukanlah komoditas politik untuk mencari panggung pribadi dan kelompok. Sebaliknya Covid-19 adalah kesempatan setiap orang untuk bersatu sebagai sebuah bangsa.

Pada sisi lain, pernyataan Menhan Prabowo ini bisa membahasakan tentang situasi yang (sedang) terjadi. Entah siapa yang dimaksudkan oleh lawan Presiden Jokowi ini pada pemilu presiden kali lalu, tetapi paling tidak pernyataan bisa itu keluar karena ada sebabnya. Ada pernyataan karena ada kenyataan yang terjadi.

Sekiranya seruan Menhan Prabowo ini menjadi perhatian bagi mereka yang dimaksudkan, terlebih khusus pihak-pihak yang sedang mencari panggung politik dengan menggunakan isu Covid-19.

Saya hanya berharap pernyataan itu merupakan awasan dan bukannya fakta yang sedang terjadi. Kalau hal itu merupakan fakta, itu artinya para politikus itu sedang mengalami kebutaan hati nurani. Hati nurani digadai demi ambisi politik. Hati nurani dibungkam demi menggolkan kepentingan pribadi.  

Seruan Menhan Prabowo ini juga mesti merasuk akar rumput dan setiap elemen masyakat. Pada level akar rumput, setiap orang mesti bersatu untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam memerangi Covid-19.

Salah satu upaya itu terlahir dar masyarakat saat kita mau taat pada arahan pemerintah. Sungguh sangat miris, saat ada orang yang masih tidak mau tahu dan peduli pada arahan pemerintah tentang bahaya Covid-19.

Salah satunya seperti berita yang dimuat oleh Kompas.com (22/3/2020) tentang beberapa pemuda yang berada di sebuah kafe di Surabaya.

Di tengah wabah virus Corona, ada orang yang masih membuka kafe dan menerima kunjungan tamu. Padahal, pemerintah sudah beberapa kali mengarahkan masyarakat untuk menjaga jarak dan menjauhi tempat keramaihan untuk sementara waktu sampai ancaman Covid-19 berlalu.

Sikap seperti ini melenceng dari seruan untuk bersatu dan bekerja sama dalam mengatasi Covid-19. Seharusnya, di tengah situasi seperti ini, kita bersatu bersama pemerintah, terutama pihak medis yang menjadi garda terdepan dalam melawan Covid-19.

Seruan Menhan Prabawo untuk singkirkan kepentingan politik dan mulai bergotong royong merupakan seruan untuk semua, bukan hanya untuk politikus tetapi rakyat Indonesia.

Sudah saatnya kita bersatu untuk melawan Covid-19 tanpa peduli kepentingan pribadi kita masing-masing. Kita berjuang demi kepentingan bangsa dan negara kita.

VIDEO PILIHAN