Mohon tunggu...
Djulianto Susantio
Djulianto Susantio Mohon Tunggu... Freelancer - Arkeolog mandiri, senang menulis arkeologi, museum, sejarah, astrologi, palmistri, olahraga, numismatik, dan filateli.

Arkeotainmen, museotainmen, astrotainmen, dan sportainmen. Memiliki blog pribadi https://hurahura.wordpress.com (tentang arkeologi) dan https://museumku.wordpress.com (tentang museum)

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Sungguh Keterlaluan Hoaks Koin Rp25 Seharga Sepeda Motor

4 Maret 2023   10:11 Diperbarui: 4 Maret 2023   10:13 156
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Koin Rp 25 yang mulai beredar pada 1971 (Dokpri)

Masih saja media daring membuat judul tulisan dan foto yang bombastis atau sensasional. Tentu saja media daring yang bukan media arus utama. Ironisnya, masyarakat percaya kepada tulisan bombastis itu.

Baru saja saya melihat tulisan di media daring tentang koin Rp 25 seharga sepeda motor. Sungguh keterlaluan hoaksnya. Rupanya si penulis merujuk pada tayangan di YouTube. Disayangkan, ybs asal kutip. Seharusnya ia mengerti soal koleksi atau numismatik.

Inilah kondisi di era digital. Menulis dan menayangkan konten tanpa ada suntingan. Tujuannya cuma satu, mengejar klik atau pageview sehingga mendatangkan duit. Padahal isinya tidak mencerdaskan masyarakat atau bersifat pembohongan publik.

Akibatnya masyarakat memposting koin-koin yang dianggap mahal ke media sosial atau marketplace. Harga yang ditawarkan tidak tanggung-tanggung, ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Tentu saja harga setinggi itu menjadi bahan olok-olok atau bully warganet yang paham akan koleksi itu.

Berita dari motorplus yang sensasional dan bombastis, pembohongan publik, dan tidak mencerdaskan (Sumber: google/motorplus)
Berita dari motorplus yang sensasional dan bombastis, pembohongan publik, dan tidak mencerdaskan (Sumber: google/motorplus)

Saya lihat di marketplace harga koin Rp 25 itu cuma beberapa ribu per keping. Tentu saja akun itu milik pedagang uang lama

Ada juga yang berharga Rp 1000 sekeping. Nah perlu diketahui, pedagang membeli koin-koin lama itu secara kiloan atau borongan. Koin-koin itu masih kotor. Agar bersih, pedagang mencuci koin-koin itu dengan cairan kimia. Memang untuk sementara waktu, koin itu terlihat bersih. Namun untuk beberapa tahun ke depan, pasti akan timbul noda kecoklatan, kehijauan, dsb tergantung cairan kimia yang dipakai.

Koin yang berharga lebih mahal, berada dalam grade atau kondisi lustre atau luster. Pedagang atau kolektor biasanya memberi istilah kinclong. Kondisi lustre berarti belum pernah dipakai bertransaksi dan belum pernah dicuci. Masih mulus dan masih ada kilau. Koin yang baru dibuka dari roll atau gulungan termasuk kondisi lustre.

Para kolektor tentu saja mencari koleksi dalam kondisi terbaik. Kecuali koleksi jenis tertentu yang termasuk langka. Kondisi seadanya pun tetap dikoleksi.

Harga koin Rp 25 di pedagang uang lama dan tergolong wajar (Sumber: tokopedia)
Harga koin Rp 25 di pedagang uang lama dan tergolong wajar (Sumber: tokopedia)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun