Mohon tunggu...
Dexa Gilang
Dexa Gilang Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

menyukai hal-hal luar biasa.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pendidikan Lansia

5 Oktober 2022   18:13 Diperbarui: 5 Oktober 2022   18:18 125 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Pada kali ini kita akan membahas mengenai Pendidikan Lansia. Apasih pendidikan lansia itu? Pertama-tama, apasih pendidikan itu? Kata pendidikan secara bahasa berasal dari kata "pedagogi" yakni "paid" yang berarti anak dan "agogos" yang berarti membimbing, jadi pedagogi adalah ilmu dalam membimbing anak. 

Sedangkan secara istilah definisi pendidikan ialah suatu proses pengubahan sikap dan prilaku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia atau peserta didik melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Jadi, Pendidikan adalah suatu tindakan atau kegiatan pembelajaran dan keterampilan guna untuk meningkatkan pengetahuan seseorang. Lalu, apa itu lanjut usia ( lansia ), lansia adalah istilah tahap akhir dari proses penuan seseorang. 

Di Indonesia, usia lanjut diidentikkan dengan seseorang yang memasuki masa pensiun. Undang-Undang No. 4 Tahun 1965 Pasal 1 menyatakan bahwa "orang jompo ( lansia ) ialah setiap orang yang berhubungan dengan usia lanjut, tidak mempunyai atau tidak berdaya mencari nafkah untuk keperluan pokok bagi hidupnya sehari-hari".

Pendidikan usia lanjut merupakan sebuah rangkaian proses pembelajaran, latihan, dan bimbingan bagi warga belajar usia lanjut yang meliputi:

a. Pengalaman belajar pada masa lalu yang dimiliki warga belajar (usia lanjut)

Pengalaman belajar pada masa lalu yang dimiliki oleh usia lanjut sangat berpengaruh dalam proses belajar pada masa usia lanjut. Kelemahan yang dihadapi pada usia lanjut yaitu sulitnya menghubungkan pelajaran yang telah diterima pada masa lalu dengan pelajaran yang baru diterimanya. 

Hal tersebut disebabkan menurunnya daya nalar (daya ingat) warga belajar usia lanjut yang semakin menurun. Sehingga waktu belajar bagi usia lanjut memerlukan waktu yang lama dalam menghafal.

b. Penguasaan varian-varian pengalaman belajar yang telah dimiliki

Warga belajar usia lanjut dalam hal mengingat dan menguasai kembali pengalaman belajarnya memerlukan waktu yang lama dan perlu adanya perhatian dari pendidik agar proses mengingat pengalaman belajar menjadi mudah.

c. Landasan belajar bagi usia lanjut

Landasan belajar bagi usia lanjut menggunakan konsep pendidikan sepanjang hayat (life long education). Dimana pendidikan sepanjang hayat adalah suatu pendidikan yang tidak terbatas usia dan berakhirnya pendidikan tersebut mencakup keseluruhan waktu hidup seseorang atau sekelompok orang (warga belajar).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan