Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, & nonton film unik. Juga nulis di https://dewipuspasari.net dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Artikel Utama

Senang dan Gugup Isi CommuniTalk di Kompasianival

4 Desember 2020   09:41 Diperbarui: 4 Desember 2020   17:15 79 22 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Senang dan Gugup Isi CommuniTalk di Kompasianival
Pipinya kok gembil hahaha efek pandemi itu (sumber:tangkapan layar Kompasianival)


Wah bagaimana jika sinyalnya kurang bagus? Bagaimana bila kualitas video dan suara juga ala kadarnya? Bagaimana bila aku tak bisa jawab pertanyaan? Dan masih banyak hal yang bikin aku cemas jelang CommuniTalk. Tapi hidup itu harus dijalani. Ketika semuanya usai, rasanya lega.

Sekitar tiga minggu sebelumnya tim Kompasiana menghubungi untuk menanyakan apakah KOMiK bersedia mengisi acara Kompasianival. Mereka menyampaikan bentuknya talkshow, jadi sepertinya tidak perlu paparan dan sebagainya. Dari komunitas perwakilannya hanya satu.

Akhirnya kami berembug di grup admin KOMiK, tapi karena diminta setor namanya cepat, akhirnya aku yang mewakili. Plus diminta foto. Sebenarnya bukan itu foto yang kukirim, ketika kemudian melihat materi promonya aku kecewa, ya kok foto itu sih yang dipakai.

Jelang hari 'H' aku mulai bingung cari tempat untuk nge-zoom. Di rumah sedang ada inspeksi rayap dan membenahi atap yang bocor. Hanya ada beberapa bagian rumah yang rapi, lainnya seperti kapal pecah. Akhirnya nemu juga dua spot, tapi spot pertama rupanya sinyalnya kurang bagus, sehingga pindah ke kamar. Di situ ada kucingku si Kidut yang tak mau pindah. Untunglah ia tak nakal.

Ya, akhirnya 'show' berjalan. Aku dan Arul dari Moviegoers mendapat jatah untuk mengisi di sesi pertama, sekitar pukul 14.30-15.30 WIB. Duh untunglah sedang tidak ada rapat kantor hahaha.

Entah karena gugup dan bingung menata kata-kata, aku jawab apa saja yang terbayang di benak. Kadang-kadang ada kata yang seperti nyangkut di tenggorokan. Lalu kata pasangan aku rupanya sering mengucapkan kata tertentu tanpa kusadari. Wah. Ada juga yang berkomentar aku nampak beda, pipiku gembil. Aku tertawa dan menjawab, itu efek pandemi.

Si pipi gembil isi communitalk (tangkapan layar Kompasianival)
Si pipi gembil isi communitalk (tangkapan layar Kompasianival)

Seusai acara aku membaca arus percakapan. Wah rupanya cukup ramai. Setidaknya Kompasianer yang masih baru bisa kenal apa itu KOMiK dan apa saja kegiatannya. 

Tahun ini kami telah banyak melakukan kegiatan dan inovasi, dari nobar toleransi, nobar spesial Oscar, lalu bikin majalah, wisata virtual napak tilas film nasional, Liga KOMiK dan nobar Halloween.

Tahun depan seperti yang kusebutkan di acara CommuniTalk, KOMiK InsyaAllah akan tetap mengadakan Liga KOMiK. Ini acara favorit para admin karena di sini kami bebas menunjukkan kreasi, acara kompetisinya mau dibuat seperti apa, dengan kahoot, TTS, permainan strategi ala Tak Tik Boom, dan sebagainya. 

Kemarin kami adakan secara daring, kalau acaranya offline tentunya bakal lebih seru. Peserta mengenakan kostum ikon film seperti Minions atau berdandan ala Slipknot eh badut It, dan ditemani para suporternya.

Agenda berikutnya tahun depan adalah bikin film pendek. Bagaimana jika pandemi terus berlangsung? Ya tetap berjalan kedua agenda ini, syuting secara daring bisa kan? Tapi moga-moga saja pandemi tahun depan sudah berakhir dan kita bisa nobar lagi dengan tenang.

Terima kasih Kompasianer dan Komiker yang sudah menyaksikan acara CommuniTalk bareng KOMiK. Jangan lupa tetap aktif nulis di rubrik film, siapa tahu artikelmu yang masuk majalah KO-Magz edisi mendatang.

Coba-Coba Intip Stand di Kompasianival
Seusai sesi CommuniTalk aku kembali bekerja sembari mengintip CommuniTalk Koteka. Melihat narasumbernya sudah tak asing. Beberapa kali aku bertemu mas Ony, terakhir saat jelajah Cirebon. 

Sedangkan dengan mba Ira, KOMiK dua kali mengadakan kolaborasi. Yang pertama nobar toleransi dan yang kedua wisata virtual napak tilas film-film kemerdekaan. Keduanya inspiratif.

Mba Ira dan mas Ony isi wisata virtual (tangkapan layar Kompasianival)
Mba Ira dan mas Ony isi wisata virtual (tangkapan layar Kompasianival)
Ini isi stand virtual Nostalgia. Ada foto Willy,mba Windhu, mba Sukma dan Kers of The Year 2017 (sumber: tangkapan layar Kompasianival)
Ini isi stand virtual Nostalgia. Ada foto Willy,mba Windhu, mba Sukma dan Kers of The Year 2017 (sumber: tangkapan layar Kompasianival)
Ini permainan halang rintang (tangkapan layar Kompasianival)
Ini permainan halang rintang (tangkapan layar Kompasianival)

Aku lalu mencoba membuka laman Kompasianival lainnya. Ada stand 'Nostalgia', rupanya di sini bisa unggah foto kenangan di Kompasianival. Aku jadi ingat dulu kali pertama nimbrung di Kompasianival tahun 2014 di Taman Mini. Kompasianival di Taman Mini itu menurutku yang paling oke.

Aku lalu mencobai stand 'Hidden Object'. Rupanya di sini peserta ditugaskan mencari benda-benda tertentu sambil lihat video. Oleh karena banyak distraksi, beberapa pertanyaan kujawab asal tebak saja. Juga ada permainan 'Halang Runtang'. Eh rupanya permainan dinosaurus berlari dengan adanya halangan. Sedangkan untuk 'Photo Booth' nantinya dilarikan ke instagram.

Kompasianival masih ada hari ini dan besok. Yuk tetap ramaikan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x