Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Konsultan - Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, dan nonton film unik. Juga nulis di blog: https://dewipuspasari.net; www.keblingerbuku.com; dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"Milly & Mamet", Sempalan AADC yang Jenaka

22 Desember 2018   13:00 Diperbarui: 22 Desember 2018   13:05 1035 9 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Poster Milly & Mamet (dok. Starvision Plus)

Milly sosok sahabat Cinta dalam Ada Apa dengan Cinta (AADC) yang gampang dicintai dan pandai bikin suasana jadi hepi. Karakternya polos dan agak tulalit. Ia salah satu karakter AADC  yang punya banyak penggemar. Tak heran jika kemudian Miles Films tertarik untuk membuat sempalan (spin-off) AADC dengan berfokus pada kehidupan Milly, judulnya Milly & Mamet (Ini Bukan Cinta & Rangga).

Kabar proyek film ini tentunya membuat gembira penggemar AADC. Miles Films menggandeng StarVision Plus untuk mewujudkan ide ini. Pendiri Miles Films, Riri Reza dan Mira Lesmana, kemudian mempercayakan proyek film ini ke sutradara yang potensial, Ernest Prakasa.

Seperti apa kisah Milly dan Mamet?

Kisah cinta Mamet (Dennis Adhiswara) dan Milly (Sissy Prescillia) diawali ketika keduanya bereuni dengan geng Cinta. Mamet yang waktu SMA masih polos dan tergila-gila ke Cinta (Dian Sastro), tumbuh menjadi pemuda yang lebih matang dan berkarir di bidang kuliner. 

Wah ada geng Cinta (dok. Idbookmyshow.com)
Wah ada geng Cinta (dok. Idbookmyshow.com)
Perjumpaan itu kemudian melekatkan keduanya. Keduanya pun menikah dan memiliki buah hati bernama Satria. Milly melepas karirnya di perbankan menjadi ibu rumah tangga. Sedangkan Mamet menggantikan mertuanya (Roy Marten) untuk mengelola pabrik konveksi.

Cerita mulai berdenyut mulai hadir ketika Mamet bertemu sahabat semasa kuliah tata boga, Alexandra (Julie Estelle). Alex bersemangat mengajak Mamet untuk mewujudkan cita-cita mereka membuat restoran dengan menu sehat dan sedap. Mamet yang awalnya ragu kemudian menerima tawaran itu setelah tak tahan dengan mertuanya yang terlalu mengaturnya mengurusi pabrik. Ia kemudian berkenalan dengan James (Yoshi Sudarso), kekasih Alex dan investor restoran tersebut.

Awalnya keluarga kecil Mamet bergembira dengan perubahan tersebut. Namun konflik makin menghangat dengan rasa cemburu yang menyeruak, siapa yang lebih bertanggung jawab kepada urusan rumah tangga dan anak, dan sebagainya. Apakah Milly dan Mamet berhasil mewujudkan cita-cita mereka dengan tanpa mengorbankan keluarga.

Sempalan Kisah yang Hangat dan Jenaka

Dua karakter, Mamet dan Milly sejak di AADC pertama memang seolah-olah ditakdirkan bersama. Keduanya sama-sama naif dan tulalit. Meski demikian mereka sahabat yang jujur dan dapat diandalkan. Sejak dulu banyak penggemar AADC yang menduga-duga keduanya akan menjadi pasangan. Hal ini kemudian terjawab di AADC kedua yang dirilis tahun 2016. Namun, belum terkuak seperti apa kisah romansa keduanya. 

Keduanya luwes sebagai pasutri (dok. Starvision Plus)
Keduanya luwes sebagai pasutri (dok. Starvision Plus)
Kisah romansa mereka dibawakan sekilas agar tak banyak membuang waktu. Namun kisah tersebut manis dan seolah-olah melekatkan kisah Milly & Mamet ini dengan kisah dalam AADC. Geng Cinta yang hadir di sini membuat penggemar AADC sumringah, termasuk saya hehehe. 

Meski Sissy dan Dennis mulai jarang tampil di layar lebar, namun kualitas akting mereka masih apik. Mereka luwes membawakan peran sebagai suami-istri, baik saat bermesraan maupun ketika bertengkar. Milly masih memiliki sisi tulalitnya yang alami sehingga membuat penonton tertawa geli. 

Ceritanya sebenarnya sederhana tentang kehidupan sehari-hari. Ernest menyampaikan dilema seorang Ibu untuk mengurus anak secara penuh atau kembali ke dunia kerja. Ia juga menyampaikan hal-hal yang biasanya menjadi dilema bagi seorang kepala rumah tangga untuk mengejar mimpi atau malah menguburnya. 

Catatan Komedi dan Narasinya

Ernest Prakasa dibantu istrinya, Meira Anastasia untuk menjahit kisahnya. Milly & Mamet memiliki cerita yang lebih rapi dibandingkan film sebelumnya, Susah Sinyal, tapi kekuatan emosinya masih kalah apabila dibandingkan dengan Cek Toko Sebelah. Plusnya, unsur komedinya  di Milly & Mamet jauh lebih baik dan tidak merendahkan perempuan seperti dalam beberapa adegan di Cek Toko Sebelah dan Susah Sinyal. 

Minusnya, Ernest masih tak bisa lepas dari keterlibatan para komika. Mungkin karena dibesarkan sebagai komika maka Ernest ingin membantu kawan-kawannya dengan mengajaknya tampil di film-film mereka. Namun guyonan mereka mulai 'kurang cerdas', ada yang menyinggung fisik, pola yang berulang, dan mudah ditebak. Alih-alih menghibur, guyonan beberapa komika malah membosankan. 

Cara Ernest menutup kisah juga kurang memuaskan. Seolah-olah kehabisan waktu dan ada patokan filmnya harus berakhir bahagia seperti layaknya film keluarga. Bom pemicu konflik besarnya jadi seperti tempelan. 

Penyegar Kisah

Bukan komika, yang malah bikin segar malah mereka yang bukan berlatar komedi. Kehadiran biduan Isyana Sarasvati dan Melly Goeslaw malah membuat saya tergelak-gelak. Isyana di sini menjadi Rika, sekretaris yang unik. Sedangkan Melly sebagai Bunda Itje si selebgram pengulas makanan. Dua biduan dan geng Cinta ini yang membuat film ini makin asyik ditonton.

Sosok Isyana yang mencuri perhatian (dok. Idbookmyshow.com)
Sosok Isyana yang mencuri perhatian (dok. Idbookmyshow.com)

"Milly & Mamet tidak sewow yang saya prediksikan. Tapi jalinan ceritanya membumi dan chemistry Sissy-Dennis patut dipuji. Kehadiran dua biduan dengan karakter unik membuat tertawa geli"

Detail Film

Judul: Milly & Mamet (Ini Bukan Cinta & Rangga)

Sutradara: Ernest Prakasa

Pemeran:  Sissy Prescillia, Dennis Adhiswara, Julie Estelle, Yoshi Sudarso, Eva Celia, Roy Marten, Ernest Prakasa, Dian Sastro, Adinia Wirasti, Titi Kamal, Pierre Gruno, Dinda Kanyadewi, Melly Goeslaw, Isyana Sarasvati

Genre : Drama

Skor : 7.4/10

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan