Mohon tunggu...
Dewi Qurotul Aini
Dewi Qurotul Aini Mohon Tunggu... Mahasiswi Fisip Uin Walisongo Semarang

Bisa karena terbiasa. Jadi, berbiasalah.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Perubahan Sosial Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

30 April 2020   13:00 Diperbarui: 12 Mei 2020   11:52 3254 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Perubahan Sosial Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19
pngtree-coronavirus-infection-medical-illustration-cancer-5316570-300x300-5eba2ba9097f362e3f594412.png

Istilah pandemi berasal dari bahasa Yunani, yaitu πᾶν pan yang artinya semua dan δήμος demos yang artinya orang, lebih dalam lagi pandemi adalah epidemi penyakit yang menyebar di wilayah yang luas, misalnya beberapa benua, atau di seluruh dunia. (wikipedia.org) Pandemi yang baru-baru ini muncul yaitu Pandemi Covid-19  dan tengah marak diperbincangkan di seluruh dunia, bahkan di Indonesia sekalipun. Bagaimana tidak, menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, covid19.kemkes.go.id sampai dengan 29 April 2020 pukul 16.30 WIB pandemi virus Covid-19 di Indonesia sendiri, telah menyebabkan 9.771 positif terinfeksi covid-19. 784 jiwa diantaranya meninggal dunia dan 1.254 dinyatakan sembuh.

Dengan adanya pandemi Covid-19 , nampaknya telah menyebabkan perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Menurut  Soekanto (1990), perubahan sosial yaitu  segala perubahan yang terjadi dalam lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya. Perubahan sosial di masa pandemi covid-19 ini yakni adanya pembatasan sosial masyarakat. Semua pekerjaan dan tugas kantor, sekolah, kampus, dilakukan di dalam rumah, kecuali dokter, tenaga medis dan profesi tertentu lainnya yang masih boleh berkegiatan di luar rumah. Maka, perubahan di sini yaitu beralihnya tatap muka secara langsung ke ranah virtual atau lewat daring. Pembatasan sosial ini bukan semata tanpa arah tujuan, karena tujuan dari pembatasan sosial ini melahirkan  tindakan work from home guna  memutus rantai penyebaran virus covid-19 yang tak kunjung reda. Pengaruh pandemi covid-19 lainnya yaitu dalam  hal  interaksi sosial, dimana orang-orang sekarang dekat bukan dengan cara berkumpul bersama, melainkan dekat dengan cara yang berbeda , yakni melalui media, jadi tetap dekat walaupun jauh. Salah satunya lewat video call, cara tersebut dirasa mampu dapat menjadi alternatif pengobat rindu karena tidak bertemu.

Pandemi covid-19 memberikan pengaruh negatif bagi masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi. diantaranya yaitu: banyaknya pengangguran karena pekerja banyak di PHK dan dirumahkan oleh pabrik. Kemudian, pendapatan orang-orang saat ini semakin berkurang, karena tidak bisa bebas beraktivitas seperti biasa di luar rumah. Mungkin bagi orang yang berpenghasilan tetap tidak mempermasalahkan hal tersebut, namun bagi orang kecil seperti pedagang, tukang ojol dan lain-lain merasakan dampaknya.

Selanjutnya, Pandemi Covid-19 tidak hanya memberikan dampak negatif saja, namun postif juga bagi masyarakat, diantaranya yaitu: meningkatkan kesadaran masyarakat sekarang untuk lebih menjaga kebersihan dan kesehatan diri, mulai dari sering mencuci tangan dengan sabun, pakai masker, hand sanitizer yang sebelumnya masyarakat kurang peduli pada kebersihan dan kesehatan dirinya. Kemudian  meningkatnya keterampilan masyarakat, contohnya banyak dari masyarakat Indonesia yang membuat tutorial memasak, cara mencuci tangan yang benar, dan hal kreatif lainnya melalui akun media sosialnya, hal positif lainnya yaitu adanya perubahan pada kota yang padat penduduk. Sebelumnya di kota tersebut jalannya ramai dan macet serta kualitas udaranya kotor, saat ini perlahan kemacetan berkurang dan kualitas udara bersih di kota semakin baik. Mungkin masih banyak pengaruh positif lainnya yang dapat ditemukan akibat pandemi tersebut.

Dapat kita lihat bersama, bahwa pandemi covid-19 ini telah memberikan pengaruh yang besar bagi kita. Banyak perubahan social yang terjadi, yang paling menonjol yaitu adanya pembatasan sosial masyarakat. Dampak dari pembatasan social tersebut memberikan hal yang negatif dan positif. Namun yang terpenting bagi kita adalah mengikuti anjuran pemerintah untuk selalu menjaga kesehatan serta berdoa agar kita dijauhkan dari virus pandemi covid-19 dan jangan lupa juga untuk #dirumahaja.

Sumber :

Soekanto, Soerjono. 2009. Sosiologi Suatu Pengantar.  Jakarta: Rajawali Pers.

Diakses di internet tanggal 29 April 2020 pukul 16.40 WIB https://covid19.kemkes.go.id/category/situasi-infeksi-emerging/info-corona-virus/

Diakses di internet tanggal 29 April 2020 pukul 21.00 WIB https://id.wikipedia.org/wiki/Pandemi

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x