Mohon tunggu...
Denok Yanu Dwi Suryani
Denok Yanu Dwi Suryani Mohon Tunggu...

Mahasiswa S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Jawa Timur. Pengurus Divisi Profesi dan Keilmuan di Himpunan Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Dengan Posyandu Keluarga Sehat

11 November 2018   21:36 Diperbarui: 11 November 2018   22:04 0 1 0 Mohon Tunggu...

Pusat pelayanan terpadu (posyandu) merupakan salah satu proram kesehatan yang wajib diadakan di seluruh desa atau kota di Indonesia. Posyandu merupakan wadah untuk menyalurkan informasi, pengobatan, dan pencegahan penyakit bagi masyarakat Indonesia. Posyandu  mendapat dukungan dari pemerintah dan pelaksananya dibantu oleh tenaga kesehatan dan kader-kader masyarakat yang suka rela membantu  dalam pelaksanan program posyandu. Program posyadu diadakan untuk memudahakan masyarakat berkonsultasi mengenai kesehatan dan dibutuhkan kerjasama antara petugas kesehatan dengan tokoh masyarakat dalam menjalankan program posyandu dapat terwujud.

Posyandu memilki banyak kegiatan seperti memantau kesehatan ibu dan anak, memberikan imunisasi, memberikan informasi mengenai Keluarga Berencana (KB), pemantauan Gizi, pencegahan dan pengobatan Diare. Adanya Posyandu dapat memudahkan masyarakat dalam menerima informasi kesehatan, dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan balita/anak, bayi juga mendapatkan imunisasi lengkap dan imunisasi Tetanus Toksoid untuk pasangan usia subur. Posyandu diadakan 1 bulan sakali. Posyandu melayani ibu hamil sampai dengan ibu nifas. Di posyandu ibu dapat mengetahui tanda bahaya nifas dan dapat berkonsultasi mengenai alat KB yang akan digunakan.

Di posyandu memberikan pengetahuan kepada ibu untuk melakukan penanganan pertama pada saat anak saat sakit, dan ibu diberikan edukasi  oleh petugas kesehatan mengenai pola makan bayi konsumsi makanan bergizi dan pemberian Asi Eksklusif oleh ibu, menjaga kebersihan diri dengan memandikan bayi, memotong kuku, kebersihan lingkungan dengan melakukan pembersihan lahan sekitar rumah, selokan, dan melakukan 3M (mengulas,menutup, mengubur), melakukan kebersihan selokan, dan membuang sampah pada tempatnya, melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kesehatan bayi, dan membiasakan cuci tangan sebelum bersentuhan dengan bayi. Posyandu memiliki buku panduan dan buku pemantauan pemeriksaan untuk mengetahui perkembangaan tiap bulannya.

Di posyandu juga memiliki penananganan tersendiri untuk mengatasi penyakit demam, diare, dan batuk saat dirumah, dan ibu bisa menerapkannya.

  • Yang perlu dilakukan apabila bayi  terkena batuk
    1. Terus memberikan ASI apabila bayi menyusui.
    2. Jauhkan anak dari asap rokok.
    3. Tidak melakukan pembakaran sampah di lingkungan rumah.
    4. Segara dirujuk ke puskesmas apabila muncul tanda-tanda (nafas cepat, batuk pilek dengan nafas tinggi)
  • Yang perlu dilakukan apabila bayi terkena diare
    1. Terus memberikan ASI apabila bayi menyusui
    2. Memcuci tangan sebelum kontak dengan bayi atau memberikan ASI atau MPASI.
    3. Memberikan ORALIT.
    4. Menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri.
    5. Segara dirujuk ke puskesmas apabila muncul tanda-tanda (tubuh melemas, wajah memucat)
  • Yang perlu dilakukan apabila bayi tekena demam
    1. Terus memberikan ASI apabila bayi menyusui.
    2. Menyediakan alat pengecek suhu tubuh
    3. Memeriksa suhu tubuh bayi  setiap 1 jam sekali.
    4. Kompres dengan air biasa atau air hangat.
    5. Pemberian obat  penurun panas sesuai dengan anjuran petugas kesehatan.

Di masyarakat indonesia masih banyak ibu -ibu yang tidak mengikuti program posyandu atau pemberian  imunisasi  lengkap pada bayinya,  dan masih banyak juga ibu-ibu yang tidak memberikan asi eksklusif dikarenakan berbagai alasan seperti (sibuk, takut payudara tidak cantik, dll ) , di program posyandu ini membantu mengoptimalan pemberian asi dan membantu masyarakat dalam menerima imunisasi lengkap.
Di program posyandu juga terdapat posyandu lansia yang melayani pemeriksaan khusus lansia, dan memberikan nformasi dan pengobatan untuk lansia. 

Peran  dan kesadaran ibu sangat penting untuk mengikuti posyandu dan memberikan imunisasi pada bayi, imunisasi yang diberikan yaitu (HB o, BCG, DPT, dan campak) dan dapat memudahakan ibu untuk memantau perkembangan bayi. Ayolah ibu-ibu  dengan posyadu keluarga menjadi sehat dan mendapat informasi kesehatan. Pergi ke posyandu untuk  memantau kesehatan ibu dan anak, konsultasi dengan petugas kesehatan lebih nyaman dan dapat mencegah penyakit sedini mungkin. Apabila posyandu terselenggara dengan baik dan rutin dapat menurunkan angka kematian ibu, bayi dan balita. Mencegah lebih baik dari pada mengobati dengan posyadu Indonesia sehat dan lebih baik.

 

KONTEN MENARIK LAINNYA
x