Mohon tunggu...
Delfiansyah Permana
Delfiansyah Permana Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Kepentingan untuk edukasi dan literasi

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Kerja Sama Keamanan Negara-negara ASEAN dalam Mencegah Wabah Covid-19

28 Oktober 2021   12:54 Diperbarui: 28 Oktober 2021   12:57 90 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Pembahasan

Dengan adanya krisis pandemi Covid-19 ini, ASEAN sebagai organisasi yang menaungi negara-negara di Kawasan Asia Tenggara memulai Langkah awal dengan mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) khusus ASEAN tentang Covid-19 yang dilakukan secara daring, untuk memberikan tanggapan terkait Covid-19 yang saat ini berdampak pada kesehatan dan kerjasama ekonomi. 

Dalam kerjasamanya tersebut ASEAN telah membuahkan hasilyaitu dengan adanya dana tanggap darurat (Respon Fund) ASEAN untuk Covid-19 yang bernilai 10 juta dollar yang berasal dari Jepang, Korea Selatan, Cina, Singapura, Australia, Inggris, Swiss, dan sejumlah negara mitra lainnya. Dana Darurat tersebut ditujukan untuk membantu ketersediaan pasokan kebutuhan medis, makanan, juga persediaan untuk meringankan konsisi negara di Kawasan Asia Tenggara.

Pada tanggal 14 April 2020 lalu, ASEAN menggelar rapat secara virtual untuk membahas Covid- 19 dimana dalam pertemuan tersebut dalam KTT ASEAN dibuat beberapa agenda yang cukup masif untuk diterapkan bagi masyarakat ASEAN. Agenda tersebut yaitu berupa perkuatan kerjasama, perlindungan bagi warga negara ASEAN, memperkuat komunikasi antar publik dan ASEAN mementingkan adanya pendekatan komprehensif yang melibatkan stakehokder dan multisektoral, juga mendukung relokasi trust fund ASEAN. 

Kerjasama antar negara anggota ASEAN dalam mengatasi pandemi Covid-19, dinilai cukup responsif di dunia internasional. Karena itu, Kementerian Luar Negeri RI menilai, peningkatan kerjasama antar negara menjadi kata kunci bagi dunia untuk menghadapi pandemi ini. ASEAN dipuji oleh dunia internasional karena dinilai responsif dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Special ASEAN Summit for Covid-19. 

Dan  Hingga kini ASEAN masih  terus berupaya meningkatkan kerjasama baik diantara negara-negara anggota ASEAN maupun antara ASEAN dengan negara lain. Bentuk kerjasama tersebut diantaranya kerjasama pelacakan (tracing) pasien Covid-19 yang melakukan perjalanan antar negara, kerjasama antar epidemiolog se-ASEAN dan kerjasama antara ASEAN dengan Rusia dalam rangka menemukan vaksin Covid-19. 

Adapun pertemuan dengan negara-negara ASEAN sebagai rangkaian dari kegiatan tahunan terkait dengan penanggulangan bencana, yaitu 37th Meeting of the ASEAN Committee on Disaster Management (ACDM), 13th Meeting of the Governing Board of the AHA Centre, 14th Meeting of the Joint Task Force to Promote Synergy with Other Relevant ASEAN Bodies on Humanitarian Assistance and Disaster Relief (JTF on HADR), 8th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management (AMMDM) dan 9th Meeing of the Conference of the Parties to AADMER. 

Rangkaian yang semuanya digelar secara virtual berlangsung pada 25 -- 27 November 2020. Dengan adanya penyebaran COVID-19 yang semakin luas ini, ASEAN bergerak cepat untuk menanggulangi masalah tersebut dengan beberapa agenda

Beberapa strategi khusus yang dilakukan ASEAN antara lain di bidang ekonomi, kesehatan, dan juga pariwisata telah diterapkan, yaitu dengan mengadaka kerjasama kesehatan dengan mengadakan seminar kesehatan yaitu ASEAN Emergency Operations Centre (EOC), memberikan upaya stimulus ekonomi untuk menunjang para pelaku ekonomi termasuk UMKM serta peringanan biaya bagi masyarakat yang terpengaruh dampak Covid-19, juga dari sektor perdagangan negara-negara di ASEAN menerapkan pembatasan ekspor dan pelonggaran impor barang dan jasa yang terkait Covid-19 oleh ASEAN Policy Brief 3. 

Dan untuk lebih menjaga keamanan negara-negara ASEAN atas proses penyebaran COVID-19 ini, negara-negara di Asia Tenggara menerapkan metode yang berbeda-beda bagi penanggulangan Covid-19 di negaranya masing-masing. Langkah-langkah tersebut diambil pemerintah setempat menyesuaikan dengan kondisi di negara tersebut.

Analisis dan Diskusi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan