Mohon tunggu...
Dian Kusumawardani
Dian Kusumawardani Mohon Tunggu... Haloo, saya adalah seorang ibu rumah tangga profesional. Bekerja paruh waktu sebagai pengajar Sosiologi dan Sejarah di BKB Nurul Fikri. Juga suka menulis dan sudah menghasilkan 6 buku antologi dan 1 buku solo. Saya juga seorang konselor laktasi dan blogger.

Home Educator Omah Rame, Pengajar di BKB Nurul Fikri, Konselor Laktasi, Content Creator

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Kuliah Jurusan Sosiologi, Mau Jadi Apa?

12 Juni 2019   06:35 Diperbarui: 12 Juni 2019   07:54 0 2 0 Mohon Tunggu...
Kuliah Jurusan Sosiologi, Mau Jadi Apa?
Sosiologi | dosensosiologi.com

Mulai tanggal 10 Juni 2019 kemarin, pendaftaran SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) resmi dibuka. Peserta dapat mendaftar SBMPTN dengan menggunakan hasil nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yang telah digelar bulan Mei lalu. Pendaftaran SBMPTN ini akan berlangsung hingga tanggal 24 Juni 2019.

Saat pendaftaran SBMPTN peserta diminta memilih jurusan kuliah yang diminati. Khusus untuk jurusan soshum, tentu Akutansi dan Hubungan Internasional masih menjadi pilihan favorit. Selain itu biasanya yang dipilih adalah jurusan Komunikasi, Psikologi dan Hukum. Makanya jurusan-jurusan tersebut membutuhkan nilai yang sangat tinggi. Peluangnya juga terbatas.

Bagaimana dengan jurusan bidang soshum lainnya? Misalnya Sosiologi. Bagaimana prospek jurusan ini? Mau kerja apa lulusan Sosiologi?

Kemunculan Sosiologi

Secara etimologi, sosiologi berasal dari kata socius dan logos. Socius artinya kawan, logos artinya ilmu. Jadi sosiologi adalah ilmu tentang kawan. Atau secara harfiah, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat.

Kemunculan sosiologi dimulai pada  awal abad ke 19. Istilah sosiologi pertama kali dimunculkan pada tahun 1842. Adalah Auguste Comte seorang ilmuwan Perancis yang pertama kali mencetuskannya. Maka Comte pun diangkat sebagai bapak sosiologi.

Sosiologi lahir karena para ilmuwan di Eropa menganggap perlu mempelajari masyarakat secara khusus. Bagaimana kondisi masyarakat akibat perubahan sosial yang terjadi pada waktu itu.

Dengan masyarakat sebagai obyek pembelajaran, maka sosiologi dianggap mampu menjadi jalan keluar menghadapi permasalahan sosial yang ada. Sosiologi memiliki kegunaan untuk :

1. Untuk Pembangunan
Sosiologi berguna untuk memberikan data-data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun penilaian pembangunan.

2. Untuk Penelitian
Tanpa penelitian dan penyelidikan sosiologis tidak akan diperoleh perencanaan sosial yang efektif atau pemecahan masalah-masalah sosial dengan baik.

Prospek Jurusan Sosiologi

Beberapa waktu lalu, seorang murid mengungkapkan keinginannya untuk memilih jurusan sosiologi. Namun, orangtua tidak mendukung. Menurut orangtuanya, prospek kerja lulusan sosiologi ini nggak jelas. Maklum kalau lihat info lowongan kerja, pasti yang ditulis kebanyakan Akutansi, Komunikasi, Hukum dan Psikologi. Jarang ada lowongan untuk jurusan sosiologi.

Saya memahami ini. Dulu, awalnya orangtua juga tidak mendukung saya untuk mengambil jurusan ini. Tapi kecintaan saya terhadap penelitian membuat saya mantap memilih jurusan ini. Bahkan dengan piagam kejuaraan lomba karya tulis ilmiah lah yang mengantarkan saya di terima di jurusan ini tanpa tes. Kuliah di PTN favorit tanpa tes, sungguh anugerah luar biasa.

Pernah menjadi peneliti | dokpri
Pernah menjadi peneliti | dokpri

Saat kuliah sosiologi sedari awal saya ingin menjadi seorang peneliti.   Dan alhamdulillah, saya bisa merasakan nikmatnya menjadi peneliti sejak masih kuliah. Mulai semester empat saya menjadi asisten dosen di bidang penelitian. Berkeliling daerah-daerah, travelling gratis dan dibayar. Sungguh menyenangkan bukan?

Tak hanya peneliti, banyak pilihan karir bagi lulusan sosiologi. Diantaranya :

1. Lembaga Pemerintahan / PNS
Lulusan sosiologi masih sangat dibutuhkan oleh pemerintah untuk menjadi pegawai negeri sipil baik yang berhubungan langsung dengan dunia sosiologi maupun yang tidak berhubungan secara langsung. Seperti Kementrian Sosial, Dinas pendidikan, Dinas Kependudukan dan masih banyak lagi.

Kalau saya, bermimpi bisa jadi PNS di lingkungan LIPI. Dulu saat masih fresh graduate ikut seleksi LIPI. Masuk sampai tahap terakhir, di posisi 5 pelamar terakhir. Dari lima dipilih satu. Sayangnya belum jodoh jadi pegawai LIPI, hehehe.

2. Konselor
Kemampuan memahami masyarakat membuat lulusan sosiologi bisa menjadi konselor. Sebagai konselor, sarjana sosiologi bisa  membantu dalam mengeksplorasi perasaan emosi yang berhubungan dengan pengalaman hidup sehingga membantu klien untuk merefleksikan mempertimbangkan cara lain yang baik dalam melakukan sesuatu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2