Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Pengamat Sosial

Penyuka Sepakbola, Penulis Biasa nan Sederhana (PBS), dan berharap selalu dapat menginspirasi dan terinspirasi. Cinta Indonesia. Segala tulisan selalu tak luput dari kekhilafan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com Iseng-iseng unggah video di https://m.youtube.com/channel/UCmc1Ubhzu3PPCG3XXqcGExg

Selanjutnya

Tutup

Balap Artikel Utama

Karena Fabio Quartararo, Lagu Prancis Kembali Terdengar di Spanyol

26 Juli 2020   21:59 Diperbarui: 27 Juli 2020   08:22 118 21 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Karena Fabio Quartararo, Lagu Prancis Kembali Terdengar di Spanyol
Quartararo berhasil meraih pole position di seri kedua. Gambar: Motogp.com

Selang sepekan, balapan kedua MotoGP 2020 kembali tergelar di sirkuit yang sama. Menariknya, Fabio Quartararo juga kembali meraih hasil yang gemilang.

Hanya, yang membedakan adalah balapan yang disebut sebagai Seri Andalusia itu tidak diikuti Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol yang memperkuat Repsol Honda itu akhirnya menyerah dengan kondisi tubuhnya yang memang belum siap untuk tampil di balapan kandang tersebut.

Tanpa Marc, Honda hanya menempatkan Alex Marquez sebagai jagoan pamungkas. Ini membuat Honda hanya memiliki 3 pembalap di balapan tersebut, yaitu Alex, Cal Crutchlow, dan Takaaki Nakagami.

Awalnya, harapan Honda dan penggemarnya digantungkan ke Cal Crutchlow. Karena, pembalap asal Inggris itu menggunakan spesifikasi motor yang sama dengan motor pabrikan. Dan, dia sudah berpengalaman dalam membawa motor liar Honda.

Namun, fakta di balapan berkata beda. Justru Nakagami yang membuat Honda tidak begitu malu untuk berkemas dari Jerez ke Brno (9/8). Pembalap asal Jepang itu sukses finis di urutan keempat.

Ini adalah pencapaian yang luar biasa baginya, karena selama ini hanya berkutat di posisi belasan atau paling bagus bertarung di 10 besar. Dengan hasil ini, Honda seolah cukup menyaingi tren positif tim satelit Yamaha, Petronas SRT yang meraih podium tertinggi.

Jika melihat balapan secara keseluruhan, sebenarnya race yang berada di sirkuit Jerez ini seperti menjadi ajang pembuktian bagi pembalap tim satelit. Karena, tak hanya Quartararo yang dapat tampil di depan, Nakagami dan duo Pramac Ducati; Jack Miller dan Francesco Bagnaia sempat berada di barisan depan.

Bahkan Bagnaia sempat mengisi posisi kedua setelah mampu menyalip seniornya, Valentino Rossi. Namun, sayangnya juara Moto2 2018 itu harus DNF tak lama setelah rekannya, Miller mengalami crash.

Selain Quartararo, Franco Morbidelli yang juga membela tim satelit Yamaha juga sempat bersaing sengit dengan Valentino Rossi. Namun lagi-lagi, ada kenahasan bagi pembalap Italia itu, karena motornya tiba-tiba mengalami masalah seperti Rossi di race sebelumnya.

Seandainya, ketiga pembalap satelit itu tidak mengalami masalah, bisa saja podium kali ini akan diisi oleh tiga pembalap asal tim satelit. Namun, kematangan dan keberuntungan seolah berpihak kepada Yamaha.

Pose trio Yamaha yang mengisi podium di seri Andalusia (26/7). Gambar: Motogp/Trans7/Useetv
Pose trio Yamaha yang mengisi podium di seri Andalusia (26/7). Gambar: Motogp/Trans7/Useetv
Tiga pembalapnya yang tersisa di sirkuit berhasil menjejak podium. Fabio Quartararo sebagai juara, Maverick Vinales kedua, dan Valentino Rossi ketiga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN