Mohon tunggu...
M. Danie Al Malik
M. Danie Al Malik Mohon Tunggu... Peneliti Staff di Biodiversitas Indonesia (BIONESIA)

Mencintai peran laut secara ekologis dan mencoba memahaminya melalui sebuah pembelajaran. Lautkita.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

e-DNA Salah Satu Jawaban untuk Permasalahan Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia

1 Januari 2021   16:21 Diperbarui: 1 Januari 2021   16:30 377 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
e-DNA Salah Satu Jawaban untuk Permasalahan Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia
Ilustrasi dari sampel air tersebut kita dapat mendapatkan jejak DNA jenis ikan apa saja (Sumber: https://www.nps.gov/articles/aps-19-1-6.htm)

Apakah teman-teman pernah berfikir jika kalian mengambil air disuatu kolam, sungai, ataupun laut, kalian dapat mengetahui organisme apa saja yang ada di perairan tersebut?. Saat ini sudah ada suatu metode yang dapat diaplikasikan untuk menjawab pertanyaan tersebut yaitu melalui environmental DNA atau e-DNA.

Apa itu e-DNA?

e-DNA merupakan suatu pendeteksian berbagai organisme makhluk hidup yang meninggalkan jejak DNA melalui kotoran, kulit, atau apapun bagian tubuh dari makhluk hidup itu sendiri yang mengandung materi genetik dan jejak DNA tersebut tertinggal dalam lingkungannya seperti tanah, air, dan sedimen. Sehingga kita dapat mengetahui dari sampel tanah, air, ataupun sedimen, organisme apa saja yang terkadung dalam sampel tersebut.

Tentu saja proses dari pengambilan sampel lingkungan (tanah, sedimen, ataupun air) sampai kita dapat jenis organisme apa saja, harus melalui beberapa proses, seperti proses pengambilan sampel lingkungan, proses ekstraksi DNA, Polymerase Chain Reaction (PCR), Sequencing, dan analisis penentuan spesies atau jenis organisme.

Proses tahapan e-DNA sehingga kita dapat mengetahui spesies atau jenis organisme apa saja yang terkandung dalam sampel lingkungan (Sumber: https://kids.frontiersin.org/article/10.3389/frym.2019.00150)
Proses tahapan e-DNA sehingga kita dapat mengetahui spesies atau jenis organisme apa saja yang terkandung dalam sampel lingkungan (Sumber: https://kids.frontiersin.org/article/10.3389/frym.2019.00150)
Mengapa e-DNA penting untuk keanekaragaman hayati laut Indonesia?

Potensi e-DNA ini menjadi salah satu aplikasi yang dapat berguna untuk mengetahui secara menyeluruh keanekaragaman hayati laut di Indonesia kedepannya. Seperti kita ketahui, bahwa laut Indonesia merupakan salah satu perairan yang memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi di dunia. 

Maka dalam mendeteksi keanekaragaman hayati dan mengelolanya secara komprehensi serta menyeluruh memerlukan sebuah metode yang dapat mempersatu atau menyamakan persepsi. e-DNA ini dapat menjadi salah satu jawabannya.

Jika kita dibandingkan dengan metode konvensional. Metode tersebut lebih memerlukan waktu yang lama dilapangan, keterbatan kemampuan dan mendapatkan hasil bias dari sipencatat karena pencatatan nama spesies tergantung dari pengetahuan masing-masing pencatat, sedangkan e-DNA memerlukan waktu sebentar dilapangan sehingga mengurangi biaya penelitian untuk lapangan, dapat mengungkap spesies mikro-organisme (Bakteri dan Virus) dan makro-organisme dari tingkat anakan (juveniles) sampai dewasa (adult) yang sulit dibedakan atau terlihat oleh metode konvensional dan hasil ditentukan bukan dari pengetahuan identifikasi spesies perorangan namun dari referensi database genetik yang ada.

e-DNA juga dapat membantu dari pengerjaan metode konvensional yaitu untuk mendapatkan data di peraiaran yang sulit terjangkau oleh keterbatasan dari kemampuan manusia seperti kedalaman perairan, dan kondisi perairan yang tidak bisa dijangkau. Sehingga pendeteksian dan pemantauan keanekaragaman hayati laut di Indonesia secara menyeluruh dapat dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih konprehensif dan dapat menentukan kebijakan yang tepat untuk keberlanjutan dan keletarian laut Indonesia.

Beberapa keuntungan dari penggunaan e-DNA dibandingkan metode konvensional (Sumber : https://kids.frontiersin.org/article/10.3389/frym.2019.00150)
Beberapa keuntungan dari penggunaan e-DNA dibandingkan metode konvensional (Sumber : https://kids.frontiersin.org/article/10.3389/frym.2019.00150)
Tantangan pengaplikasian e-DNA 

Walaupun e-DNA ini merupakan sebuah jawaban dari salah satu aplikasi untuk mengungkap lebih detail dan komprehensif dari potensi keanekaragaman hayati laut Indonesia, namun masih terdapat tantangan yang perlu di kembangkan lagi agar mencapai kesempurnaan, salah satunya database.

Sebuah publikasi dari thesis riset yang menggunakan hasil deteksi spesies ikan yang ditemukan di ekosistem terumbu karang melalui e-DNA dari beberapa site di Raja Ampat, dibandingkan dengan hasil publikasi spesies ikan terumbu karang melalui metode konvensional seperti visual sensus. Didapatkan hasil bahwa masih kurangnya jumlah spesies yang terdeteksi melalui e-DNA jika dibandingkan dengan hasil visual sensus.

Salah satu hasil perbandingan hasil e-DNA (merah) dengan visual sensus (hijau) (Sumber: https://www.researchgate.net/publication/329696343_UCLA_UCLA_Electronic_Theses_and_Dissertations_Title_Biodiversity_and_Distribution_of_Marine_Fishes_in_Indonesia_inferred_by_Environmental_DNA)
Salah satu hasil perbandingan hasil e-DNA (merah) dengan visual sensus (hijau) (Sumber: https://www.researchgate.net/publication/329696343_UCLA_UCLA_Electronic_Theses_and_Dissertations_Title_Biodiversity_and_Distribution_of_Marine_Fishes_in_Indonesia_inferred_by_Environmental_DNA)
Salah satu alasan kurangnya hasil pendeteksian spesies atau jenis organisme melalui e-DNA ialah metode ini bergantung terhadap seberapa banyak referensi database genetik yang tersedia saat ini. Sehingga sangat memungkinkan jika beberapa materi genetik yang dihasilkan dari e-DNA tidak terdeteksi karena jenis organisme tersebut tidak tersedia di referensi database.

Tantangan lain kedepannya selain kekurangan untuk pembanding deteksi spesies atau jenis organisme berdasarkan referensi database yaitu perlunya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia sendiri untuk dapat melalukan proses pengaplikasian e-DNA secara mandiri dan dapat memperkaya data genetik untuk referensi database agar e-DNA dapat menjadi aplikasi masa depan yang menjawab berbagai tantangan dan memperkuat pengelolaan keanekaragaman hayati laut di Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN