Mohon tunggu...
Adam Raihan Priambada
Adam Raihan Priambada Mohon Tunggu... Ilmuwan - Mahasiswa S2 (Magister)/Universitas Andalas

Biologi dan Kesehatan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Mamalia Laut Warisan Dunia yang Tak Lagi Dipedulikan

20 Desember 2022   22:30 Diperbarui: 21 Desember 2022   21:04 273
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Mamalia Laut Warisan Dunia Yang Tak Lagi Diperdulikan

ARTIKEL INI DI BUAT UNTUK MEMENUHI TUGAS BIOLOGI TROPIKA, UNIVERSITAS ANDALAS

Dosen Pengampu : Dr. Mildawati

Adam Raihan Priambada (1910421002)
Furqan Dwiki Lintang Prawira (1910422044)

Pada umumnya masyarakat beranggapan bahwa mamalia itu hanyala hewan darat, sehingga  Paus, Lumba lumba, dugong dan beberapa hewan laut yang sekilas mirip ikan merupakan pisces, namun kenyataan nya merupakan hewan mamalia laut. 

Anggapan masyarakat mengenal beberapa mamalia laut ini merupakan ikan, jadi seringnya disebut ikan paus ataupun ikan lumba lumba dan harus ditegaskan bahwa paus dan lumba lumba adalah mamalia karena terdapat kesamaan karakter dengan kelompok mamalia lainnya. 

Pada dasarnya seluruh mamalia laut disebut cetacean, karena sebagian besar mamalia yang terkenal seperti tiga diantaranya Lumba- lumba, Paus dan  Pesut (Salim, Dafiuddin, 2011). Terdiri dari lebih dari 36 jenis mamalia di Indonesia yang terditi dari dua ordo yaitu ordo Cetacea dan Sirenia. 

Bagi kelompok Ordo Cetacea dibagi menjadi 2 Sub ordo yaitu sub ordo Mysticeti yang spesiesnya merupakan famili Balenopteridae dan sub ordo Odontoceti yang  spesies nya merupakan famili Delphinidae, Kogiidae, Phocoenidae, Physeteridae Ziphiidae dan ordo yang kedua merupakan ordo Sirenia yang merupakan famili Dugongidae (Mira dan Sekar, 2016).

Di Kawasan timur perairan Indonesia memiliki peranan penting  sebagai  jalur migrasi mamalia laut. Hal ini yang mendasari tingginya perhatian masyarakat dunia tertuju dan terfokus pada pola distribusi dan migrasi serta keberlangsungan hidup mamalia laut yang terkhusus pada kelompok Cetacean. 

Berbeda data terkini yang menunjukan telah terjadi penurunan populasi mamalia laut tersebut yang diakibatkan oleh pengaruh aktivitas manusia yang dapat merugikan dan menganggu keberadaan mamalia laut tersebut. 

Saat bermigrasi, penyebaran Cetacean di Perairan Indonesia tepatnya masih belum dapat diketahui dengan baik. Penelitian tentang cetacean yang sangat jarang dilakukan, yang membuat pengetahuan berupa artikel ilmiah yang dijadikan dasar untuk melestarikan cetacean jika keberadaannya belum diketahui dengan pasti.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun