Mohon tunggu...
Cucum Suminar
Cucum Suminar Mohon Tunggu... Kompasianer

Belajar dari menulis dan membaca. Twitter: @cu2m_suminar

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Menikmati Akhir Pekan di Resort Bernuansa Etnik Pulau Batam

7 Desember 2019   11:34 Diperbarui: 8 Desember 2019   03:22 46 2 0 Mohon Tunggu...
Menikmati Akhir Pekan di Resort Bernuansa Etnik Pulau Batam
Turi Beach Resort. | Dokumentasi Pribadi

Hawa sejuk khas pegunungan langsung menyeruak tatkala kami memasuki area  Turi Beach Resort, Batam, Kepulauan Riau. Deretan pohon yang tinggi menjulang, bunga-bunga yang bermekaran, disertai embusan angin yang menyejukan, membuat suasana terasa semakin segar.

Pintu masuk. | Dokumentasi Pribadi
Pintu masuk. | Dokumentasi Pribadi
Alhasil, sepanjang dari pos masuk hingga lobby kami lebih memilih membuka jendela mobil lebar-lebar, mengistirahatkan sejenak air conditioner, agar bisa lebih banyak menyesap sejuknya udara alami yang ditawarkan resort bernuansa etnik seluas 7,7 hektar di wilayah Nongsa tersebut.

Rimbun dengan pohon. | Dokumentasi Pribadi
Rimbun dengan pohon. | Dokumentasi Pribadi
Turi Beach Resort memang sedikit berbeda dengan resort-resort di Kota Batam pada umumnya. Suasana yang ditawarkan lebih mirip pegunungan dibandingkan daerah pesisir. Mungkin karena kontur tanah dari resort tersebut yang berumpak-umpak, disertai aneka pohon yang lumayan rimbun.

Lobby. | Dokumentasi Pribadi
Lobby. | Dokumentasi Pribadi
Saat sampai di lobby, baru akan terasa bila resort yang pernah menyabet pernghargaan The Best Enviromental Management Resort tersebut ternyata juga menawarkan pemandangan laut yang tak kalah menakjubkan.

Dipermanis dengan ornamen-ornamen bernuansa etnik. | Dokumentasi Pribadi
Dipermanis dengan ornamen-ornamen bernuansa etnik. | Dokumentasi Pribadi
Saat antre check in, kita dapat menikmati birunya laut yang menghampar. Kala malam pemandangan tersebut terlihat lebih indah. Ada banyak kerlip lampu, baik dari kapal yang melintas, maupun lampu dari gedung-gedung di seberang pulau.

Saat antre di lobby, bisa sambil menikmati birunya laut. | Dokumentasi Pribadi
Saat antre di lobby, bisa sambil menikmati birunya laut. | Dokumentasi Pribadi
Bermalam di Cottage Berkonsep Villa

Mohon ditunggu sebentar ya Bapak dan Ibu, nanti kami antar dengan menggunakan mobil.

Usai check in, salah satu petugas sigap membantu kami membawa koper. Setelah itu, meminta kami menunggu di salah satu tempat duduk yang disediakan hingga mobil jemputan tiba untuk mengantar kami ke kamar yang sudah kami pesan.

Salah satu sudut lobby. | Dokumentasi Pribadi
Salah satu sudut lobby. | Dokumentasi Pribadi
Ia bilang, kamar tersebut sebenarnya tidak begitu jauh dari lobby. Hanya saja, melihat kami membawa dua orang anak, satu bahkan belum lancar berjalan, dengan koper yang lumayan besar, lebih baik ke sana dengan menggunakan mobil jemputan dibanding berjalan kaki. Terlebih kami juga belum tahu lokasi kamar tersebut.

Salah satu sudut lobby. | Dokumentasi Pribadi
Salah satu sudut lobby. | Dokumentasi Pribadi
Namun, Sabtu (30/11), saat kami berkunjung, pengunjung resort ternyata sedang padat-padatnya. Perlu beberapa belas menit menunggu giliran untuk diantar ke kamar tujuan. Beruntung, areal lobby begitu luas dengan beragam fasilitas dan pemandangan. Sehingga, tidak bosan.

Salah satu sudut lobby. | Dokumentasi Pribadi
Salah satu sudut lobby. | Dokumentasi Pribadi
Kamar yang kami tempati ternyata berada di luar bangunan utama resort. Lokasi tepatnya di atas bukit menuju pintu keluar. Bila memaksakan diri berjalan kaki sambil menggeret koper dan menggendong bayi memang lumayan melelahkan. Terlebih jalan menuju ke sana sedikit menanjak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN