Mohon tunggu...
Neng Ani
Neng Ani Mohon Tunggu... Mahasiswa - a third-semester student, majoring in primary teacher education

i had never asked writing to be easy; I had only asked writing to be interesting. and it was always interesting to me. - elizabeth gilbert

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

McClelland Human Motivation Theory: Yuk, Cari Tahu Motivasi Siswamu!

13 Agustus 2022   20:25 Diperbarui: 13 Agustus 2022   21:11 1207
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Berdasarkan teori motivasi McClelland, setiap orang mempunyai salah satu dari 3 pendorong motivasi yang dominan dalam dirinya. Ketiga motivasi tersebut, yaitu a need for achievement (kebutuhan untuk berprestasi), a need for affilliation (kebutuhan untuk berhubungan), dan a need for power (kebutuhan akan kekuasaan). 

Ketiga motivasi ini bukan bawaan sejak lahir, tetapi kita mengembangkannya melalui budaya dan pengalaman hidup kita. Artinya, ketiga motivasi tersebut kita pelajari.

Mempelajari teori ini dapat membantu guru dalam mengidentifikasi motivator dominan pada siswanya. Sehingga mempermudah guru dalam membuat suatu tujuan pembelajaran, mendesain pembelajaran, memberikan feedback untuk para siswa, dan memberikan motivasi dan reinforcement untuk para muridnya disesuaikan dengan motivator dominannya.

ACHIEVEMENT

Sumber: Dokumen Pribadi
Sumber: Dokumen Pribadi

The need of achievement (kebutuhan pencapaian) merupakan motivasi untuk mencapai target atau sesuatu yang diinginkan. Dalam kasus siswa misalnya, terdapat seorang siswa yang ingin menjadi juara umum. Motivasi tersebut menyebabkannya untuk berjuang agar keinginanya tercapai. 

Siswa dengan kebutuhan ini, menyukai tantangan, suka menyelesaikan masalah, punya keinginan kuat dalam mencapai impiannya, dan suka menerima feedback terhadap progresnya agar ia bisa berkembang. Siswa dengan tipe motivasi ini dapat bekerja secara efektif dengan orang lain yang memiliki visi yang sama dan juga dapat bekerja sendirian.

POWER

Sumber: Dokumen Pribadi
Sumber: Dokumen Pribadi

Contoh kasus dari the need of power (kebutuhan kekuasaan), misalnya ketika ada tugas kelompok, siswa ini selalu mengambil alih dalam kegiatan tersebut, berani untuk speak up, dan mewakili sebuah tim untuk mencapai tujuan grup. 

Seseorang yang memiliki kebutuhan kekuasaan ini biasanya suka mengontrol dan menpengaruhi orang lain, suka berargumen, menyukai kompetisi dan kemenangan, serta menyukai status dan pengakuan. 

Mereka akan cocok menempati posisi kepemimpinan. Siswa tersebut akan termotivasi oleh kebutuhan akan reputasi dan harga diri. Saat memberikan feedback, lakukan secara langsung dengan anggota tim yang lain dan tetap memberikan dorongan serta membantu mereka mencapai tujuannya.

AFFILIATION

Sumber: Dokumen Pribadi
Sumber: Dokumen Pribadi

Ada pula tipe yang suka menghindari konflik, tidak menyukai suatu hal yang berisiko, tidak terlalu banyak bicara, mereka sangat menjaga suatu hubungan interpersonal dan sosial dengan orang lain atau sekelompok orang tertentu, dan mereka memiliki keinginan yang kuat untuk disukai oleh orang lain. Mereka cenderung mengikuti aturan yang ada dalam suatu kelompok, hal ini disebabkan mereka takut akan penolakan. 

Kolaborasi merupakan cara mereka dalam bekerja dan mereka dapat bekerja secara efektif didasarkan pada interaksi sosial. Intinya, seseorang yang memiliki kebutuhan akan hubungan (the need of affiliation), mereka sangat menghargai sebuah hubungan di antara yang lainnya. 

Ketika memberikan feedback untuk siswa yang motivator dominanya affiliation, hendaklah dilakukan secara personal. Penting sekali untuk memberikan feedback yang seimbang, tapi ada baiknya diawali dengan memberikan sebuah penilaian tentang hubungan kerja mereka yang baik dan tunjukkan sikap kepercayaan kepada mereka, sehingga mereka akan lebih terbuka.

McClelland mengatakan bahwa, apapun gendernya, budaya, maupun umur, semua manusia memiliki 3 pendorong motivasi yang telah disebutkan di atas. Setiap orang memiliki salah satu yang dominan dalam dirinya. Motivator dominan ini bergantung pada budaya dan pengalaman hidup seseorang.

Referensi:

www. mindtools.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun