Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Just a survivor

Just a stroke survivor & cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

Cerita tentang Nara-shi dengan Lingkungan dan Kehidupan Warganya

25 Maret 2020   18:20 Diperbarui: 25 Maret 2020   22:35 38 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cerita tentang Nara-shi dengan Lingkungan dan Kehidupan Warganya
Dokumentasi pribadi | Nara sightseeing map. Peta kota Nara yang ada di semua tempat di banyak titik kota

Nara atau Nara-shi, Jepang adalah ibu kota Prefektur Nara yang terletak di wilayah Kansai, Jepang. Kota ini menempati bagian utara Prefektur Nara, berbatasan dengan Prefektur Kyoto.

Nara mmpunyai banyak kuil, yang besar ada 8 kuil, khususnya Tdai-ji, Saidai-ji, Kfuku-ji, Kuil Kasuga, Gang-ji, Yakushi-ji, Tshdai-ji, dan Istana Heij, bersama dengan Hutan Purba Kasugayama, bersama-sama membentuk "Monumen Bersejarah Nara Kuno", sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO.

Selama periode Nara, Nara adalah ibu kota Jepang, dan Kaisar tinggal di sana sebelum memindahkan ibu kota ke Kyoto. Wikipedia.

Aku belum pernah ke Nara, dan ini adalah yang pertama. Yang aku tahu dan googling, Nara adalah perpaduan sebuah kota yang mempunyai kehidupan bersama antara manusia dan kijang totol. Dan, Nara mampu mengakomodasikan semua yang ada di Nara, menjadi sebuah kesatuan yang unik.

Nara mempunyai sejarah yang sudah tua.

Banyak makam-makam tua atau kofun, termasuk Gosashi Kofun, Hishige Kofun, Horaisan Kofun dan beberapa kofun-kofun tua lainnya. Nara terbentuk sekitar tahun 708 Masehi, dan dahulu dikenal dengan nama Heijo atau Heijo-kyo.

Pernah diperintah oleh Kaisar Kammu tahun 784 Masehi, sampai Kaisar Meiji, terakhir ke dinasti Edo, pada tahun 1869 Masehi.

Meskipun Nara adalah bekas ibu kota Jepang dari 710 hingga 794, Nara tidak menjadi kota resmi hingga 1 Februari 1898. Kota Nara telah berkembang dari kota perdagangan pada periode Edo dan Meiji ke kota wisata modern, karena sejumlah besar kuil bersejarah, landmark dan monumen nasional.

Selain itu, kota Nara ditambahkan ke daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada Desember 1998. Arsitektur beberapa tempat di kota Nara seperti toko, ryokan, dan galeri seni telah diadaptasi dari rumah pedagang tradisional.

Nara juga mengadakan festival tradisional setiap tahun seperti Neri-Kuyo Eshiki (festival musim semi yang telah diadakan di kuil Todaiji selama lebih dari 1000 tahun) dan Kemari Festival - sebuah festival di mana orang-orang mengenakan gaun dari tujuh abad dan memainkan permainan tradisional).

Kota Nara melestarikan sejarah kuno Jepang dan memungkinkan dunia untuk belajar tentang agama, budaya, dan peradaban Jepang, dari zaman kuno hingga modernitas. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN