Christie Damayanti
Christie Damayanti Arsitek

Just a stroke survivor & cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

[Berburu Sakura 9] Sakura Cantik Sepanjang Sumida River di Asakusa

21 April 2019   19:14 Diperbarui: 21 April 2019   19:18 65 2 0
[Berburu Sakura 9] Sakura Cantik Sepanjang Sumida River di Asakusa
20190325-095349-5cbc5d7c3ba7f728a9303772.jpg

By Christie Damayanti

Dokumentasi pribadi

Aku, dengan latar belakang bunga Sakura putih dan langit biru jernih. Suatu pagi yang cantik di sepanjang Sumida river, di Asakusa

Seri Berburu SAKURA, kesembilan .....

Besoknya tanggal 23 Maret 2019, aku coba lagi ke Asakusa. Ada di sepanjang Sumida River, ratusan pohon berbunga Sakura beragam jenis. Di daerah ini mmang salah satu titik wisata, apalagi di musim Sakura. Dan aku excited untuk cepat kesana .....

Musim semi memiliki makna baru, khususnya di Jepang, karena musim semi akan membawa bunga Sakura yang fenomenal. Bunga ini terkait dengan budaya bangsa Jepang, sehingga merupakan bagian dari sehari2. Dimana dengan adanya musim Sakura, perayaan tradisi Hanami, merupakan yang dinanti2 bangsa Jepang, untuk berpiknik dengan handai tolan.

Sumida River, terltak dekat dengan Stasiun Asakusa, dimana deretan pohon berbunga Sakura itu salah satu yang paling indah dan paling popular di Tokyo. Tempat itu adalah "rumah" bari ratusan pohon berbunga Sakura.

Mengapa popular?

Karena wisatawan bisa melewati periode Edo Jepang dari kuil Senso-ji di sepanjang jalan berliku di lingkungan Asakusa.

Meskipun sangat populer, sepanjng Sumida River menawarkan ruang public yang cukup nyaman bagi siapapun yang datang kesana dan pepohonan berbunga Sakura untuk semua pengunjung karena membentang sekitar 1 kilometer dari stasiun Asakusa menuju utara.

Bunga Sakura, bukan satu2nya atraksi disana yang bisa kita lihat. Selain itu, dari sana kita bisa melihat sungai jernih dengan kapal pesiarnya, llu Tokyo SkyTree yang menjulang ke langit. Lalu juga, hamparan tikar untuk Hanami, berpiknik dibawah pohon berbunga Sakura, dimana warga kota bersuka ria dengan semua handai tolannya.

Mereka yang melakukan Hanami, membawa makanan dan minuman, sambil bersenda gurau mereka makan dan minum sake. Apalagi, di musim semi memang masih cukup dingin, sering kali dibawah 10 derajat Celcius.

Musim Sakura memang sangat singkat. Antara 1 minggu sampai 2 minggu. Jadi, kita memang harus besiap untuk segala macam atraksi, berkeliling Jepang untuk memandang keindaham bunga Sakura. Fenomena alam yang luar biasa untuk kita bisa menikmati buga Sakura.

Dan perayaan Hanami merupakan adat dan tradisi warga Jepang. Ketika kuta melihat keindahan bunga Sakura, mari kita belajar tentang adat dan tradisi tentang bunga Sakura yang berhubungan dengan warga negeri Sakura ini.

***

Aku berjalan disisi Sumida River. Selain memandangi bunga2 Sakura yang saat itu tanggal 21 Maret 2019, belum "gondrong". Bunga2 Sakura itu memang sudah mekar, walau baru sebagian saja.

Pagi itu sekitar jam 10.00. Hari kerja, dan pekerja2 Jepang itu sebagian mengayh sepedanya menuju tempat kerja nya. Sebagian lagi, mereka berjalan tergesa menuju stasiun atau langsung ke tempat kerjanya.

Anak2 sekolah sebagian besar sdah masuk, tetapi sepertinya sebagian lagi baru berjalan. Apakah mau kesekolahnya, atau berjalan pulang. Sedangkan anak2 muda Tokyo, mungkin anak kuliahan, mereka berjalan santai sambil menikmati pagi itu dan berfoto2 berlatar belakang bunga2 Sakura .....

Wisatawan asing termasuk aku, santai dengan nyaman. Menikmati udara segar pagi, matahari bersinar cerah dan langit biru. Sumida River beriak, denan kapal2 pesiar wisatawan. Airnya biu jernih, dengan pemandangan gedung2 perkotaan. Ada Tokyo SkyTree. Ada Asahi Building. Dan banyak gedung2 modern diujung sana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3