Mohon tunggu...
Celestine Patterson
Celestine Patterson Mohon Tunggu... Hoteliers - Hotelier: Hotel Management, Sales Leader, Management Hospitality

🍎Hotelier's Story : Pernak-Pernik Dunia Hospitality (Galuh Patria, 2021). Warna-Warni Berkarir Di Dunia Hospitality (Galuh Patria, 2022). Serba-Serbi Dunia Perhotelan by CL Patterson dkk (Galuh Patria, 2023). Admin of Hotelier Writers Community (9 June 2023 - present)

Selanjutnya

Tutup

Money Artikel Utama

Jangan Bungah Kalau Dapat Upgrade Kamar, Pahami Alasannya Terlebih Dahulu!

14 April 2021   17:40 Diperbarui: 15 April 2021   09:45 1725
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pahami alasan pindah kamar karena upgrade (ilustrasi pixabay.com)

Ibu Sandra beserta kedua anaknya check-in di sebuah hotel. Akhir pekan itu mereka staycation. Sementara sang ayah sedang dinas keluar kota.

Mengajak kedua anak berenang, bermain game di TV raksasa, kuliner di malam hari. Saatnya Bu Sandra menyenangkan kedua buah hatinya.

Hotel itu cukup ramai. Tamu-tamu berlalu lalang di lobi. Seluruh kamar penuh dipesan. Beberapa tamu belum check-in termasuk Bu Sandra. Tampak antrean panjang di lobi. Waktu menunjukkan pukul 15:00, telah lewat jam check-in.

Saat melakukan registrasi, resepsionis menawarkan tipe kamar Executive tanpa biaya tambahan atau istilah hotelnya upgrade room. Menaikkan jenis kamar dari kamar yang dipesan.

Bu Sandra menerima tawaran itu.
"Asal takada biaya tambahan ya, Dik," katanya.
"Tidak ada biaya tambahan Bu, kamar ini lebih luas dari Deluxe," jawab resepsionis. Bu Sandra tersenyum, bungah.

Hari itu, kedua kalinya Bu Sandra check-in di hotel langganan.

Tiba di kamar didapati desain kamar berbeda. Ia ingat terakhir tinggal di kamar yang berjendela besar, menghadap jalan raya walau tak begitu luas.

Sekarang kamarnya di ujung koridor, pemandangan ke jalan raya berupa celah saja, sebab ukuran jendela kaca yang sangat kecil. Hanya saja kamar lebih luas.

Ia menelpon resepsionis, kamar tak sesuai keinginannya seperti dalam foto di situs web hotel. Resepsionis menolak sebab semua kamar telah penuh diisi.

 "Sudah tidak ada kamar tersedia, Bu Sandra. Hari ini dan esok seluruh kamar fully booked."

Tergiur kamar yang lebih luas akhirnya mereka tak dapat menikmati suasana kota. Dari jendela kaca ukuran 30 cm di kamar, sejauh mata memandang hanya pandangan lurus kedepan.

Perubahan blocking kamar sudah biasa dilakukan petugas hotel. Apalagi dengan keterangan upgrade room atau kamar yang naik level.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun