Mohon tunggu...
Celesta Eka Pramudita
Celesta Eka Pramudita Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga - 20107030143

Hanya manusia berantakan, yang ingin mencoba untuk bebenah

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Denmark dan Belgia Sukses Masuk ke 16 Besar

23 Juni 2021   17:21 Diperbarui: 23 Juni 2021   17:32 369
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

The Dynamite tak mau tinggal diam saat perthanannya diserang oleh Sbornaya, pada menit ke-27 Pierre Emile Hojberg melakukan sepakan keras dari luar kotak pinalti, tetapi tembakan pemain dari Tottenham tersebut belum mampu merobek gawang Sbornaya.

Tim Denmark harus berupaya semaksimal mungkin, untuk menuntaskan misinya yaitu memenangkan pertandingan dan memperoleh banyak gol. Akhirnya pada menit ke-38, tim Dinamit mampu merobek gawang Sbornaya lewat Mikel Damsgaard seusai menerima bola dari Pierre Emile Hoejbjerg dari luar kotak pinalti, Mikel Damsgaard melemapskan tendangan keras dan akurat hingga tak mampu dibendung oleh kipper Sbornaya, Matvey Safonov.

Mikel Damsgaard pemain timnas Denmark bernomor punggung 8 tersebut mampu menciptakan rekor baru setelah berhasil mencetak gol. Dia menjadi pemain termuda Denmark yang mencetak gol di sebuah turnamen besar. Saat ini, Mikel Damsgaard baru berusia 20 tahun.

Hingga babak pertama berakhir, skor masih 1-0 dan keunggulan masih dipegang oleh tim Denmark. Di babak kedua, Rusia harus bisa mengejar ketertinggalan mereka dengan tim Dinamit.

Pada menit ke-59, kali ini Yussuf Poulsen mampu mencetak gol ke dalam gawang Sbornaya. Yussuf Poulsen berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan. Skor pun menjadi 2-0.

Pada menit ke-70, Sbornaya mulai mengejar ketertinggalan mereka setelah mendapatkan hadiah pinalti. Pemain  belakang tim Dinamit melakukan kesalahan fatal di dalam kotak pinalti, yang mengakibatkan Sbornaya memperoleh hadiah pinalti.

Arthem Dzyuba yang menjadi eksekutor, sukses merobek gawang dari tim Dinamit. Seusai sukses mengecoh kipper Denmark yaitu Kasper Schmeicel. Gol pun berubah menjadi 2-1.

Tak mau diam saja setelah gawangnya dibobol oleh Sbornaya. The Dynamite menunjukan bahwa julukan mereka sebagai dinamit, mampu meledakkan Sbornaya selang 9 menit setalah dibobol gawangnya. Denmark mampu memperoleh tiga kali gol hanya dalam tempo 12 menit.

Tepatnya pada menit ke-79, tim Dinamit mampu membalas dengan cepat hanya perlu 9 menit setelah mengalami kebobolan. Andreas Christensen mampu memoperoleh gol lewat tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti. Matvei Sadonov tak mampu membendung sepakan keras dari Andreas Christensen. Skor pun menjadi 3-1.

sumber: line.me
sumber: line.me

Hanya terpaut 3 menit Tim Dinamit mampu mencetak gol lagi kedalam gawang Rusia, yang dijaga oleh Matvei Sadonov. Kali ini giliran Joakim Maehle yang menyambut operan dari Pierre Emile Hoejbjerg, masuk ke dalam kotak pinalti, dan mennedang bola ke sudut kiri gawang Sbornaya. Skor pun menjadi 4-1.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun