Mohon tunggu...
Budi Susilo
Budi Susilo Mohon Tunggu... Man on the street.

Warga negara biasa, yang rela membayar pajak meski tidak rela jika akumulasi pajak dicolong.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Libur Panjang Telah Ditetapkan, kendati Anies Pernah Mengingatkan Dampaknya

27 Oktober 2020   08:59 Diperbarui: 27 Oktober 2020   09:06 266 58 21 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Libur Panjang Telah Ditetapkan, kendati Anies Pernah Mengingatkan Dampaknya
Gambar kalender dan masker oleh Budi Susilo

Rabu besok akan dimulai libur Oktober 2020 yang panjang. Timbul pro kontra atas keputusan pemerintah itu. Sebagian pihak mengkhawatirkan terjadinya  lonjakan kasus Covid-19 setelah libur panjang.

Sampai dengan Senin sore (26/10/2020) terjadi penambahan sebanyak 3.222 kasus sehingga jumlah kasus terkonfirmasi menjadi 392,934 orang di seluruh Indonesia.

SKB 3 Menteri 20 Mei 2020 telah menetapkan libur nasional, tanggal 29 Oktober 2020, dan cuti bersama, tanggal 28 dan 30 Oktober 2020. Libur yang dimulai sejak hari Rabu tersebut ditambah hari Sabtu dan Minggu akan menjadi libur panjang pada akhir Oktober sampai 1 November 2020.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, menyebutkan bahwa hasil penelitian menunjukkan korelasi antara mobilitas dengan jumlah penyebaran Covid-19. Pengurangan laju mobilitas warga terbukti mengurangi angka penularan Covid-19 secara signifikan.

Dengan kata lain, peningkatan mobilitas warga dapat meningkatkan angka kasus. Dikhawatirkan, setelah libur panjang akan timbul lonjakan kasus baru penularan Covid-19.

Sesungguhnya, 3 minggu sebelumnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sempat meminta pemerintah pusat, melalui gugus tugas, untuk mengevaluasi dan mempertimbangkan kembali penetapan libur panjang itu. Anjuran tersebut tidak memperoleh tanggapan.

"Pemerintah pusat sudah memutuskan tetap jalan libur panjangnya. Ya sudah, keputusan pemerintah pusat itu, sekarang kita jalani antisipasi semua side effectnya," ujar Anies.

Berkenaan dengan hal itu, Pemprov DKI Jakarta memastikan ketersediaan tempat tidur dan ICU di 98 rumah sakit rujukan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Oktober 2020.

Terlepas dari curhatan di atas dan libur panjang yang sudah ditetapkan, ada baiknya bagi mereka yang akan melakukan perjalanan wisata agar memerhatikan beberapa hal penting demi menghindari penularan Covid-19.

Dalam Kondisi Fit

Pastikan anda beserta keluarga berada dalam keadaan sehat walafiat sebelum melakukan perjalanan. Juga, dalam 14 hari terakhir tidak berada di sekitar orang yang terjangkit Covid-19 dan tidak memiliki riwayat penyakit yang rentan terhadap penularan Covid-19.

Memilih Tujuan Wisata

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x