Mohon tunggu...
Deni s.p ranggup
Deni s.p ranggup Mohon Tunggu... Boy rg

Marjaavaan (Aku akan Mati) "Aku dapat melihat mu di mata ku Aku dapat merasakan kau memeluk ku Kau adalah kesayangan ku Kau masi hadir dalam hati ku Seperti bagian diri ku Kau telah pergi Aku akan tetap disini Banyak kenangan tersimpan dihati Aku menyangkali kesetiaan ku untuk lalui hari Tanyakan pada ku.. Bagaimana hidup tanpa hati Hingga aku tidak bisa menjawab lagi Tanyakan pada ku... Bagaimana aku membiarkan mu perigi Hingga jantung ku akan terhenti Aku yakin ada jalan untuk pulang ke rumah ku Dengarkan angin yang merambat perlahan Dan dengarkan apa yang ingin aku katakan "Kau akan kembali menemui ku Dengan niat takan pergi lagi" Aku akan mati./dr

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Cinta Revolusi

23 April 2021   00:48 Diperbarui: 23 April 2021   01:36 49 1 0 Mohon Tunggu...

Cinta revolusi PART 1

Semenjak 2 tahun lalu kecintaan saya terhadap perjuangan pembebasan tanah ini semakin dalam, peristiwa ke peristiwa, perjumpaan dengan banyak orang yang memiliki pemikiran pemikiran kritis, dan ide-ide gila soal revolusi membuat saya tidak bisa menyangkal bahwa saya cinta terhadap perjuangan ini.

Kami harus berlari untuk mendahului penguasa-penguasa yang kapan saja di mana saja mereka mampu melakukan penindasan terhadap kaum minoritas, ya seperti ini lah dunia baru ku, Melihat mendengarkan dan merasakan penindasan semena-mena yang dilakuan.

Beberapa oknum yang dilengkapi dengan atribut negara merampas dan memukul siapa saja yang menurut dia bertentangan atau berpotensi menghalangi niatnya, bahkan tidak segang mengambil tindakan penghilangan nyawa manusia.

Saya seorang yang baru dalam hal ini, walaupun saat dibangku pendidikan kelas menengah atas dulu, kami diperkenalkan dengan banyak teori-teori revolusi dari bangsa bangsa barat.

Teori revousi industry adalah teori revolusi yang masi segar ingatanya dikepala saya, ada juga bagaimana cerita tentang perjuangan orang-orang kulit hitam diafrika, terhadap rasis yang dialami mereka.

Tetapi semua yang saya dapat disekolah ini hanya merupakan bacaan dan sebatas pelajaran yang harus saya hafalkan demi unjian nanti.

Dan semua menjadi berbeda saat saya berada pertama kali dalam dunia kampus, disini pertama kali saya diharuskan untuk menerima tanggung jawab terhadap diri ku sendiri, dan belajar untuk memahami tentang kehidupan, dan perencanaanya kedepan nanti (masa depan).

Pada waktu itu sa sedang duduk dibangku taman dalam halam kampus.

"pace selamat siang" terdengar suara wanita agat serak menyapa dari arah belakang

"siang ka" sapa saya sambil memutar badan melihat ke arah suara itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x