Mohon tunggu...
Bob Soeryadi
Bob Soeryadi Mohon Tunggu... Jurnalis Suara Pemred Kalbar

Yakin Usaha Sampai..

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Bursa Transfer Artis Terjerumus Narkoba, Nunung Berlabuh ke Kantor Polisi

20 Juli 2019   07:07 Diperbarui: 20 Juli 2019   13:46 0 1 0 Mohon Tunggu...
Bursa Transfer Artis Terjerumus Narkoba, Nunung Berlabuh ke Kantor Polisi
Dokumentasi Polda Metro Jaya

Terkejut dan tak menyangka. Begitulah rasa yang muncul ketika mendengar kabar Nunung Srimulat ditangkap oleh aparat penegak hukum.

Bukan kasus penipuan, asusila atau pencemaran nama baik. Seperti yang sebagian besar dialami oleh artis Indonesia.

Komedian yang bernama asli Tri Retno Prayudati ini, diketahui ditangkap Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, diduga terkait narkoba.

Host "Ini Talk Show" tersebut, ditangkap di rumahnya bersama sang suami, Jumat (19/7).

Tertangkapnya Nunung ini, tentu menambah daftar hitam artis Indonesia sebagai pengguna barang haram. Laiknya bursa transfer pemain bola. Ia kini bergabung bersama daftar komedian Srimulat yang pernah terjerat kasus narkoba, seperti Tessy, Gogon, Polo dan Doyok.

Saya sempat terbenung sejenak. Bingung. Ya, heran dengan perilaku publik figur yang mudah terjerumus dalam lingkaran hitam. Terlebih, sebagai besar mereka (artis) merupakan orang berpendidikan yang notabene bisa mengetahui apa itu baik dan buruk. Khususnya untuk dirinya sendiri.

Tentu prtanyaan besar masih menyangkut dibenak!!

Bergelimang harta, dan populer. Itu yang kita ketahui melekat pada sosok artis. Anehnya, dua nikmat tersebut belum sepenuhnya cukup bagi mereka. Kenapa?

Entah, apakah itu gaya hidup atau suplemen untuk meningkatkan performance. Intinya, bagi saya narkoba itu "perusak".

Marilah, kita semua, khususnya para pekerja seni. Berkaryalah dengan sebaik-baiknya. Buatlah masyarakat atau penggemarmu ingat akan karyamu, bukan jejak hitammu.

Sudah seharusnya, "Say No Drug" jangan dijadikan jargon semata. Melainkan perlu adanya aksi nyata yang progresif, guna memutuskan mata rantai narkoba di Indonesia.

Mari kita juga dukung pemerintah, melalui aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran serta penggunaan narkoba di Indonesia. Jangan sampai generasi anak bangsa terjerumus dan berada di lubang pesakitan yang dalam serta gelap.

Terimakasih,
Penulis, Bob Soeryadi