Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Buruh - Menulis untuk berbagi kebaikan

Artikel berhak cipta. Dilarang memuat ulang untuk komersial. Senang berbagi dan belajar kiat nulis. Surel: ruangberbagikompasiana@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Media Pilihan

Pesona Kompasiana, Angin Segar di Tengah Kedangkalan Media Arus Utama

11 November 2021   09:36 Diperbarui: 11 November 2021   09:46 224 45 17
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kompasiana, angin segar di tengah kedangkalan media arus utama -Photo by Brett Sayles from Pexels

Tak perlu malu mengatakan, hampir semua media massa arus utama, terutama media daring, dikejar target klik harian. 

Tanpa adanya pelanggan setia yang rutin membayar bulanan ala koran cetak, media-media daring berlomba mengeruk pendapatan dari lalu lintas pembaca. 

Dampaknya positif dan negatif. Informasi menjadi sangat cepat kita dapat. Sayangnya, semua terasa dangkal. Judul bombastis, tapi isinya dan mutunya miris bin tragis. 

Praktik jurnalisme malas merebak. Paling tampak ketika berita media daring seragam dan hanya mengutip media sosial. Kemungkinan besar, tanpa cek fakta ke narasumber di lapangan. 

Di tengah kedangkalan media arus utama, wadah penulis warga seperti Kompasiana nan penuh pesona adalah angin segar. 

Para warga dari segala tingkatan sosial dan latar belakang bisa leluasa mengekspresikan diri dan menyuarakan opini. 

Guru besar sampai orang pasar bersua dan saling sapa. Sastrawan dan penulis pemula saling mengapresiasi karya. Menakjubkan sekali.

Belum lagi hadirnya aneka komunitas dan forum silaturahmi yang membuat para penulis dapat berkolaborasi untuk kebaikan negeri. 

Komunitas Ketapels berbagi - Instagram @ketapels_
Komunitas Ketapels berbagi - Instagram @ketapels_

Saya mengapresiasi semua komunitas. Sekadar memberi contoh, Ketapels yang giat menyalurkan sumbangan sosial dan Inspirasiana yang hadir dengan dua taman baca di NTT dan Salatiga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Media Selengkapnya
Lihat Media Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan