Mohon tunggu...
Anjar Anastasia
Anjar Anastasia Mohon Tunggu... Penulis - ... karena menulis adalah berbagi hidup ...

saya perempuan dan senang menulis, menulis apa saja maka lebih senang disebut "penulis" daripada "novelis" berharap tulisan saya tetap boleh dinikmati masyarakat pembaca sepanjang masa FB/Youtube : Anjar Anastasia IG /Twitter : berajasenja

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Prestasi Itu Bisa Jadi Berkat

5 Mei 2021   08:16 Diperbarui: 5 Mei 2021   08:26 420
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar dan pengolahan dokpri

Iseng saja sebenarnya ikut give away berhadiah pengisian dana ke aplikasi. Diminta cerita tentang guru berkesan selama sekolah.
Pasti banyak lah...
Belum cerita bapak sendiri.
Sampai dibuatin novel khusus pula hehe

Tapi, mendadak di kepala teringat dengan Pak Siswantoro, guru Tata Negara (TN) pas SMA.
Mata pelajaran itu salah satu mata pelajaran favorit.
Pernah kepikiran mau nerusin kuliah di jurusan itu.
(dan tentu didukung oleh bapak ibu yang memang selalu ingin saya bisa menjadi seoran guru... sayangnya nggak jadi hehe)

Pak Sis itu orangnya tegas, kadang susah senyum juga dan hapal dengan anak-anak muridnya. Terutama yang istimewa.
Meski saya tidak istimewa, tapi beliau mengingat saya.
Pakai banget.

Itu karena suatu saat diminta bantuan untuk pemilihan ketua OSIS, saya dkk dianggap tidak kelihatan kerjanya. Padahal kami sudah berusaha keras.
Ya kalau pihak lawan terlihat menuju pintu kemenangan, namanya juga kompetisi. Mungkin strategi mereka lebih baik.

Tapi, dianggap begitu, bersama teman-teman se-tim kami coba bikin strategi baru. Bergerilya diam-diam.
Haha...
Kala ingat ini, nekad juga.
Gerilyanya nggak gimana-gimana sih, cuma ngajak ngobrol teman lain terutama adik kelas untuk memilih jagoan kami.

Tidak disangka, ternyata jagoan kami menang.
Senang dong...
Pak Sis sampai geleng-geleng kepala dan mengakui kerja kami.
Dari sinilah beliau menjuluki saya dkk dapat julukan.
"Kamu itu kayak teroris lokal ya. Diam-diam bergerak dan berhasil."

Hal lain yang paling fenomenal adalah ketika hasil ujian TN, saya berhasil mendapat nilai 49 dari nilai tertinggi 50. Mengalahkan seorang teman yang selalu dapat nilai tertinggi dan jagoannya Pak Sis hehe...
Bangga banget saya.
Bisa nyaris sempurna gitu...

Eeh..., tapi... Pas dikembalikan lagi kertas ulangan kami dengan nilainya, Pak Sis komentar gini, "Kenapa kamu bisa dapat nilai segini sih?"
Lha...
Bingung saya jawab....
Kan si bapak yang ngasih nilai ya.
Tugas saya kan cuma mengerjakan soal.
Soal penilaiaunnya kan bapak yang ngerti....

Terima kasih, Pak Sis...
Sedikit banyak, bapak telah memberi motivasi saya untuk selalu berusaha mengerjakan yang terbaik.
Dan, karena cerita bersamamu itu, saya menang give away hehe...
#katanjar #anj2021

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun