Mohammad Daffa
Mohammad Daffa

orang biasa yang ingin jadi luar biasa ^_^

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Mengapa Harus Trading di Broker Forex Teregulasi

26 April 2014   16:00 Diperbarui: 29 Mei 2018   07:51 1487 0 0

Bila Anda tertarik untuk memulai investasi sekuritas dan sedang mempelajari review berbagai perusahaan broker untuk menjadi partner dalam kegiatan bertrading, sebaiknya Anda benar-benar cermat dalam memilih broker forex teregulasi dan resmi. Badan regulasi keuangan bertujuan untuk melindungi hak-hak investor dari tindak penyalahgunaan oleh perusahaan broker dengan berbagai trik dan manipulasi demi mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu Anda mutlak harus memilih perusahaan pialang teregulasi demi melindungi dana Anda, dan agar kegiatan trading yang Anda lakukan benar-benar dilaksanakan dengan prosedur yang legal dan resmi.

Dalam memilih perusahaan forex, yang harus benar-benar Anda perhatikan adalah regulasi dari lembaga keuangan profesional untuk memastikan bahwa pialang tersebut adalah broker forex resmi. Demi promosi untuk menarik minat calon nasabah, dalam websitenya memang banyak perusahaan broker yang mencantumkan aneka award dan penghargaan yang mereka klaim diperoleh karena keunggulan fasilitas yang mereka sediakan. Hal ini belum tentu benar karena penghargaan-penghargaan tersebut dapat diperoleh dengan membayar atau diberikan oleh lembaga yang tidak terpercaya. Telah banyak broker yang merasakan pengalaman pahit bekerja sama dengan perusahaan broker SCAM alias penipu yang membawa kabur dana nasabah.

Proses menuju perusahaan forex teregulasi

Perusahaan forex resmi dan teregulasi harus memiliki legalitas sebagai perusahaan pialang pada badan pengawas keuangan terpercaya dan lembaga keuangan lokal tempat perusahaan yang bersangkutan beroperasi. Badan-badan regulasi internasional yang terkenal dan terpercaya pada umumnya berada di negara-negara grade A seperti Amerika Serikat, Australia, dan negara-negara di Eropa. Lembaga-lembaga tersebut antara lain, CTFC/NFA yang berpusat di Amerika, FSA UK yang berada di Inggris, MIFID yang berada di negara-negara uni Eropa, dan ASIC yang berpusat di Australia.

Bagi perusahaan forex lokal ataupun perusahaan forex luar negeri yang ingin membuka cabang di tanah air, maka harus berada di bawah ijin dan legalitas yang dikeluarkan oleh BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Lembaga pengawas keuangan Indonesia ini secara garis besar bertugas untuk mengatur, mengawasi, dan melakukan edukasi atas kegiatan perdagangan berjangka termasuk pasar riil dan jasa. Anda boleh merasa tenang bila perusahaan pialang mitra trading Anda mengantongi ijin dari Bappebti karena dengan demikian dana nasabah akan aman dari tindak kecurangan oleh broker-broker tidak bertanggungjawab.

Pentingnya perusahaan broker Legal

Bagi Anda yang ingin menjadikan trading sebagai salah satu cara untuk meningkatkan penghasilan secara serius sebaiknya sangat berhati-hati dalam memilih perusahaan broker yang menjadi sarana Anda dalam kegiatan bertrading. Sangat berbahaya berhubungan dengan perusahaan broker yang tak terdaftar di badan regulator keuangan yang profesional karena segala kegiatan bisnis yang dilakukan oleh broker tersebut berada di luar pengawasan. Artinya dana nasabah akan mudah disalahgunakan dan dalam kegiatan bertrading, dimungkinkan terjadi berbagai tindak kecurangan demi mendapatkan keuntungan bagi perusahaan sendiri.

Agar terhindar dari jebakan perusahaan forex ilegal yang harus Anda lakukan adalah memastikan pada badan regulasi terkemuka atau BAPPEBTI bahwa perusahaan terkait benar-benar memiliki ijin sebagai perusahaan pialang dan bukan hanya perijinan untuk mendirikan perusahaan. Hal-hal yang harus benar-benar Anda cermati untuk memastikan legalitas perusahaan adalah, kategori perusahaan dan masa berlaku perijinan tersebut. Hindari perusahaan pialang yang regulasinya dikeluarkan oleh lembaga di luar lembaga profesional karena dana Anda beresiko hilang. Beberapa perusahaan pialang forex yang pernah tertimpa kasus manipulasi dana nasabah ada yang hingga kini masih beroperasi dan mencari mangsa baru.

Tips menghindari dari perusahaan broker ilegal

  • Regulasi dan perjanjian kontrak

Hal yang sangat direkomendasikan bagi para calon trader sebelum meraka mendaftar akun riil pada perusahaan broker forex adalah memastikan bahwa perusahaan broker tersebut berlisensi dan teregulasi. Pelajari badan regulator apa yang mengeluarkan sertifikasi perusahaan tersebut, fasilitas kegiatan trading yang diberikan, kebijakan perusahaan broker yang berkaitan dengan penyimpanan dana klien, dan penilaian para trader kepada broker tersebut. Broker yang sudah berdiri sejak lama memang bukan jaminan sebagai broker terbaik, tetapi paling tidak Anda bisa mendapatkan informasi dengan mudah tentang kinerja broker tersebut.

Setelah memastikan bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan broker forex resmi, Anda juga harus mempelajarai perjanjian kontraknya. Cust agreement ini dapat diketahui dari website perusahaan yang bersangkutan. Pilihlah perusahaan broker yang perjanjian kontraknya paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan sampai Anda menyesal karena baru mengetahui beberapa pasal yang tidak Anda inginkan setelah Anda menyetorkan deposit.

  • Tidak membatasi teknik trading klien

Broker forex resmi pada umumnya sangat fleksibel dan memperbolehkan klien untuk menggunakan teknik trading apapun yang diinginkan klien pada setiap akun trading yang disediakan. Beberapa broker melarang beberapa teknik tertentu seperti scalping, hedging, atau yang lainnya. Hati-hati dengan perusahaan broker seperti ini, dan sebaiknya pilihlah broker yang mengutamakan kenyamanan Anda dalam bertrading dan memaksimalkan potensi Anda.

  • Leverage dan spread

Jika Anda termasuk broker pemula yang memiliki dana terbatas, sebaiknya pilihlah leverage maksimum yang biasa diberikan oleh perusahaan broker forex teregulasi, yaitu sekitar 1:400 atau 1:500. Untuk mengetahui spread yang disediakan oleh broker Anda bisa melihat melalui website resmi broker tersebut.

Baca Artikel Saya yang Lain : Kriteria Broker Forex Untuk Scalping

  • Kebijakan dana terpisah

Perusahaan broker resmi selalu memberlakukan kebijakan dana terpisah (segregated account) bagi para pelanggan. Hal ini adalah peraturan yang ditetapkan oleh badan pengawas keuangan yang wajib dipatuhi semua perusahaan pialang. Kebijaksanaan segregated account maksudnya adalah pemisahan dana antara dana nasabah dan aset perusahaan yang dilakukan untuk melindungi investor. Dengan demikian dana klien akan tetap aman jika perusahaan mengalami pailit.

  • Eksekusi order

Perusahaan broker yang profesional pasti akan mempunyai kapabilitas untuk menyelesaikan masalah teknis yang mengganggu kegiatan trading seperti delay atau freeze. Hal ini bisa mempengaruhi perolehan profit klien jika freeze terjadi saat pasar sedang dalam kondisi bagus. Sebaiknya pilihlah perusahaan broker dengan platform mumpuni yang memungkinkan untuk mengeksekusi order Anda dalam waktu singkat.

  • Pelayanan pelanggan

Perusahaan broker resmi dan profesional mendapatkan profit yang besar jika semakin banyak klien yang melakukan trading. Oleh karena itu mereka mendorong klien dengan berbagai dukungan teknis untuk memperoleh keuntungan dalam transaksi pasar uang. Dukungan teknis tersebut dapat melalui email, live chat 24 jam sehari, atau telepon.

Dari uraian di atas tentunya Anda dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas bagaimana memilih perusahaan broker forex teregulasi dan resmi. Kebijakan dan kecermatan kita sangat dibutuhkan demi terhindar dari jebakan broker-broker ilegal dan broker kaki lima (bucket shop). Broker-broker kaki lima ini biasanya berpusat di negara-negara offshore yang bebas hukum atau terlalu longgarnya peraturan tentang investasi pasar uang. Walaupun dalam promosinya perusahaan-perusahaan tersebut banyak menjanjikan keuntungan yang menggiurkan tetapi berpotensi besar untuk merugikan Anda dengan bertindak curang atau memanipulasi dana.