Mohon tunggu...
Bang Auky
Bang Auky Mohon Tunggu... Freelancer - KBC 54|Kompasianer Brebes Jateng| Golet Jeneng Disit Mengko Jenang Teka Dewek

Pariwisata adalah locomotif ekonomi baru dimana banyak gerbong yang mengikuti dari UMKM, Transportasi, Pemandu Wisata, Hotel dan Restoran, Seniman, Souvenir dan mitra-mitra pariwisata yang lain.

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Kompasianer, Label, dan Semangat Menulis

4 Agustus 2021   11:20 Diperbarui: 4 Agustus 2021   12:01 72 10 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kompasianer, Label, dan Semangat Menulis
Dok.Pixabay

Banyak artikel yang bertebaran di Kompasiana tentang menulis artikel baik tips maupun trik dalam menulis. Bahkan banyak Kompasianer yang berulangkali mengulas tentang hal ini seperti Tjiptadinata Effendi, I Ketut Suweca, Felix Tani dan masih banyak lagi. 

Tetapi yang kita lihat di beranda Kompasiana hanya itu-itu saja, ada yang kontinue setiap hari posting, sekali-kali posting bahkan ada yang awal aktif menulis tetapi tiba-tiba menghilang tak muncul lagi artikelnya. 

Banyak faktor yang menjadi penyebab naik turunnya semangat dalam menulis, sehingga seringkali banyak Kompasianer wira-wiri dalam beranda kita namun tidak bertahan lama. 

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi seperti ini yang menurut penulis dibagi menjadi dua kategori yaitu type penulis dan sumber ide tulisan.

Dok.Pixabay.
Dok.Pixabay.

1. Type Penulis,

Banyak sekali type penulis yang ada di Kompasiana dari mulai yang belajar sampai yang profesional, dari yang iseng sampai yang sungguhan. Dari sinilah nantinya menghasilkan penulis dengan berbagai type dengan berbagai karakter ada yang istiqomah, angin-anginan, moody, baperan dan cuek. 

Ada beberapa penulis ketika mendapatkan label dari admin Kompasiana semangatnya menggebu-gebu tetapi ketika artikelnya non label dunia serasa runtuh dan tidak menulis lagi. 

Tetapi ada juga yang cuek dengan kondisi label yang disematkan mau dapat ataupun tidak tetap menulis.

2. Sumber Ide,

Dalam membuat artikel yang seringkali menjadi alasan orang tidak bisa menulis karena tidak punya ide. Padahal ide menulis bisa didapat dari mana saja seperti kejadian sehari-hari disekitar kita, pengalaman pribadi, teman, hoby, komunitas, musik, film dan masih banyak lagi. 

Semua itu bisa dijadikan artikel dengan mengolahnya semenarik mungkin sehingga enak untuk dibawa. Bahkan Kompasiana menyediakan kolom Topik Pilihan dan Event Kompasiana yang memudahkan kita untuk menulis. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan klu yang ada untuk bisa memulai untuk menulis.

Dengan mengetahui dua kriteria diatas semoga bisa membantu pembaca untuk bisa melihat siapa kita dan berada dikriteria mana. Dengan mengetahui kapasitas kita sendiri, Insha Allah kita menjadi penulis produktif dan menulis tidak menjadi beban untuk kita.

(KBC-54|Kompasianer Brebes Jateng|)

Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan