Hobi

Jangan Jadikan Puncak Sebagai Tujuanmu

9 Agustus 2018   23:02 Diperbarui: 10 Agustus 2018   23:46 1115 1 0
Jangan Jadikan Puncak Sebagai Tujuanmu
dokpri

Mendaki gunung adalah olahraga yang penuh petualangan dan membutuhkan keterampilan, kecerdasan, kekuatan serta daya juang yang tinggi. Bahaya dan tantangan merupakan daya tarik dari kegiatan ini. Pada hakikatnya bahaya dan tantangan tersebut adalah untuk menguji kemampuan diri agar dapat menyatu dengan alam. Keberhasilan suatu pendakian, yaitu keunggulan terhadap rasa takut dan kemenangan terhadap perjuangan melawan diri sendiri.

Kegiatan mendaki gunung di Indonesia sudah dikenal sejak tahun 1964 ketika pendaki Indonesia dan Jepang melakukan suatu ekspedisi gabungan dan berhasil mencapai puncak Soekarno di pegunungan Jayawijaya, Irian Jaya (sekarang Papua). Mereka adalah Soedarto dan Soegirin dari Indonesia, serta Fred Atabe dari Jepang.

Ditengah era perkembangan zaman ini, mendaki gunung sudah menjadi hobi tersendiri bagi sebagian besar orang. Kegiatan menjelajah alam bebas seperti mendaki gunung bukan hanya dilakukan oleh para pecinta alam saja, tetapi juga dilakukan oleh masyarakat umum lainnya.

Hobi yang juga bisa dikategorikan sebagai olahraga ini menjadi semakin populer dengan adanya media yang menanyangkan hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas mendaki gunung dan panorama keindahan yang ada di dalamnya.

Atas dasar faktor tersebut, tidak sedikit masyarakat yang melakukan kegiatan pendakian tidak dibekali dengan kemampuan dan pengetahuan dasar tentang mendaki, bahkan sampai mengabaikan keselamatan yang menjadi prioritas utama.

Dikarenakan minimnya pengetahuan soal kegiatan alam bebas, tak jarang masyarakat kerap mengalami insiden ketika mendaki gunung. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan saat mendaki :

Persiapan Fisik dan Mental

Hal utama yang harus diperhatikan sebelum melakukan pendakian adalah mempersiapkan mental dan fisik. Persiapan fisik sangat diperlukan karena kita akan berjalan lebih jauh dari biasanya dan membawa barang yang pastinya tidak ringan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan olahraga dengan rutin seperti jogging di pagi hari selama beberapa minggu sebelum berangkat. Selain itu, mempersiapkan mental juga tidak kalah penting, karena kita harus lebih sabar saat melangkahkan kaki melewati medan pendakian yang berat dan panjang sebelum sampai ke puncak gunung.

Pelajari Medan Pendakian

Masing-masing gunung mempunyai jalur pendakian yang berbeda-beda. Ada baiknya kita mempelajari medan pendakian di gunung yang akan kita daki dari berbagai sumber internet atau bertanya dengan pendaki yang sudah mencobanya. Dengan mengetahui medan pendakian, kita dapat mempersiapkan logistik dan stamina dengan tepat.

Perlengkapan Pendakian

Perlengkapan pendakian sangat menentukan kelancaran dalam mendaki. Perlengkapan disini mencakup perlengkapan kelompok seperti tenda dan alat masak, perlengkapan pribadi seperti sleeping bag, matras, senter dan obat-obatan pribadi. Saat mendaki, dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang sesuai dengan alam terbuka, tidak disarankan untuk menggunakan celana jeans.

Persiapkan Logistik yang Cukup

Perjalanan yang melelahkan tentu akan menguras fisik dan membutuhkan asupan makanan untuk mengisi ulang tenaga. Sebelum mendaki, sebaiknya memperhitungkan waktu selama kita berada di gunung untuk mempersiapkan bahan makanan yang cukup sehingga kita tidak akan kekurangan makanan atau sia-sia membuang makanan yang berlebihan.

Selain logistik, persiapan air perlu diperhatikan karena selain untuk minum, air juga digunakan untuk memasak. Kita harus mengetahui apakah di dalam track pendakian terdapat sumber air atau tidak. Beberapa gunung mempunyai sumber air di dekat jalur pendakian sehingga kita tidak perlu membawa terlalu banyak air dari bawah.

Mematuhi Peraturan yang Ada

Jika kita akan mendaki gunung, pastikan kita sudah mendaftarkan diri kepada petugas di pos pendakian. Hal ini akan memudahkan petugas untuk mendata pendaki jika terjadi sesuatu di gunung. Setiap gunung memiliki aturan masing-masing yang harus kita patuhi supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti aturan di beberapa gunung yang tidak membolehkan untuk mendaki sampai puncak, karena mungkin saja kondisi gunung yang terlalu aktif. Maka dari itu, kita harus mematuhi peraturan-peraturan gunung yang akan didaki.

dokpri
dokpri
Mendaki gunung memberikan sensasi tersendiri, seperti menikmati keindahan alam yang tidak ditemukan di kota, merasakan negeri di atas awan, melihat bunga eidelweiss. Pemandangan yang indah dapat menyebabkan ketagihan.

Pada dasarnya, mendaki itu bukan tentang apakah kita bisa mencapai puncak, tetapi sampai rumah dengan selamat adalah tujuan utamanya.