Mohon tunggu...
Ayra Amirah
Ayra Amirah Mohon Tunggu... Lainnya - Orang biasa

Menulis cerpen, membuat saya belajar tentang hidup

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Lakukan Hal yang Sama

20 September 2022   05:49 Diperbarui: 20 September 2022   07:26 143 30 13
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Ini adalah tahun pernikahan satu dasa warsa. Orang-orang mulai bosan bertanya kapan kami punya anak.

Sepulang bekerja yang kami lakukan hanyalah menonton tv, membaca buku, atau saling beradu kisah. Hari Minggu atau libur tanggal merah di kalender, kami mengunjungi keluarga atau bahkan piknik berdua mendekat ke alam bebas.

Hmm, ternyata tidak sesederhana itu melakukan hal yang sama selama sepuluh tahun. Mulai dari hubungan yang mesra, cekcok kecil sampai semuanya kadang terasa hambar.

Entah di tahun keberapa, akhirnya aku dan Wina menyadari ini adalah ujian rumah tangga kami. 

Kami tidak diuji dengan perselingkuhan yang berakhir dengan perceraian. Atau aset yang terjual satu per satu untuk biaya berobat anak satu-satunya. 

Kami justru diuji dengan ketiadaan anak di tengah-tengah kami. Sang Kuasa ingin tahu, apakah kami bisa menjaga cinta yang sudah kami ikrarkan bersama.

Begitulah. 

Dulu kami tergabung dalam komunitas pejuang garis dua, dimana anggotanya saling memberikan dukungan. Beberapa di antaranya sudah berhasil memiliki momongan. Salah satunya pasangan Mail dan Ratih, mereka mendapatkan kegembiraan setelah empat belas tahun menunggu.

Tapi setelah aku dan Wina dapat menerima takdir ini dengan lapang dada, kami memutuskan keluar dari komunitas dan memilih menjalani hari-hari kami secara alami.

Saat itu kami sudah menemukan solusi, bagaimana rumah tangga yang hanya beranggotakan kami berdua, dapat berjalan normal. Tidak ada lagi saling menyalahkan, atau berpikir salah satu dari kami memiliki gangguan organ reproduksi, atau mulai mencarikan pasangannya istri baru.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan