Mohon tunggu...
Ayra Amirah
Ayra Amirah Mohon Tunggu... Penulis - Orang biasa

Menulis cerpen, mempertemukan saya dengan ruang imaji paling mewah

Selanjutnya

Tutup

Hobby Artikel Utama

Cara Mudah Menulis Cerpen

3 September 2022   05:48 Diperbarui: 4 September 2022   13:30 850 49 19
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi menulis cerpen (Sumber: shutterstock)

Apa kabar, Sahabat? Apakah kamu suka membaca cerita pendek (cerpen)? 

Jika dulu kamu membaca cerpen lewat majalah remaja, saat ini kamu bisa menikmatinya dari gawai saja.

Belakangan memang ramai sekali postingan cerpen di berbagai platform. Bahkan kompetisi menulis cerpen bertaburan setiap hari di media sosial.

Cerpen adalah cerita fiksi berbentuk prosa yang selesai dibaca dalam sekali duduk (tidak lebih dari satu jam). Dengan 500 sampai 10.000 kata, pembaca sudah bisa menemukan konflik, koda/anti klimaks dan amanat yang terkandung di dalam cerita yang dibacanya.

Sejatinya, cerpen berisi pesan moral (amanat) kepada khalayak pembacanya. Tetapi tidak jarang juga cerpen lebih menekankan unsur menghibur. Begitu selesai membaca cerpen, orang akan merasa semangat bahkan rileks.

Nah, jika kamu seorang pemula dan tertarik mempelajari bagaimana cara mudah menulis cerpen, simak beberapa langkah berikut ini:

1. Menemukan ide cerita 

Yup! Ide cerita akan menjadi batas kamu berkisah. Dan menarik tidaknya cerita yang kamu buat, tergantung dari ide yang kamu tentukan. 

Ide cerita, penderita sakit paru-paru di rumah sakit [1] dan kisah pacar yang menembak mati pacarnya [2]; manakah kira-kira yang lebih disukai pembaca?

Tapi tunggu, banyak juga ide yang menarik, jika tidak diiringi kemampuan yang memadai, justru membuat pembaca merasa bosan. 

Nah, kamu bisa menyiasati dengan langkah berikutnya.

2. Menentukan penokohan

Penokohan dalam cerita pendek bisa dipahami sebagai watak masing-masing tokoh cerita. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan